Hati-hati dengan Sihir yg Ditaburkan

Tuesday, January 30, 2018

*Bismillah...*
Https://rehabhati-sidoarjo.blogspot.co.id

👻 *HATI-HATI DENGAN*
*SIHIR YG DITABURKAN.*☠

✍🏻  Oleh :
*Syaikh Shalahuddin Sunan Al Sasaki- حفظه الله.*
   
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى آله واصحابه أجمعين: أما بعد:

*Sihir yang ditaburkan* adalah sihir yang medianya terdiri dari benda-benda cair atau butiran-butiran seperti :
• garam
• beras
• pasir, dll.

Bisa juga sihir jenis ini terdiri dari bahan-bahan seperti; tepung, atau sesuatu yang sudah digiling. Setelah bahan-bahan tersedia, maka tukang sihir mencampurnya dengan benda-benda najis, lalu dimantrai dengan kalimat-kalimat kesyirikan  dan ditiup untuk mendatangkan setan sebagai khodam sihirnya. Setelah sihirnya selesai, maka media sihir ini ditaburkan di pintu-pintu masuk, dikamar, diruang tamu,dipintu toko, dll. Sering juga media sihir ini ditaburkan didalam sepatu, atau diatas sandal. Apabila orang yang dituju menginjak sihir ini, maka begitu diinjak,khodam sihirnya akan masuk melalui telapak kakinya.

👻 *Adapun setelah khodam sihirnya masuk, maka orang yang disihir akan merasakan tanda-tanda sbb :*

1. Sakit di telapak kaki

2. Sakit di persendian

3. Berdenyut di sekitar lutut dan paha

4. Rasa dingin didaerah telapak kaki walaupun cuacanya panas

5. Anggota tubuh bagian bawah terasa seperti lumpuh.

👺 *Tujuan sihir dengan cara ini adalah untuk :*

1. Memisahkan/tafriq hubungan dengan orang-orang terdekat (sihir tafriq).

2. Memelet orang yang dicinta

3. Untuk menyebabkan seseorang mendapatkan keburukan secara umum.
Bila media sihir ini *diinjak, atau dilangkahi oleh orang lain, maka akan menyebabkan penyakit was-was akut.*

Apabila kita melihat benda-benda tersebut diatas di tempat-tempat yang juga disebutkan diatas, maka berhati-hatilah. Lalu bagaimana cara agar Allah melindungi kita dari jenis sihir ini dan dari jenis sihir yang lain?

👿 *Lakukan hal-hal berikut :*

1. Membentengi diri sendiri dengan zikir-zikir pagi dan petang.

2. Membentengi rumah dengan ibadah-ibadah yang disunnahkan. Memperbanyak membaca Alquran didalamnya. Wiridkan/biasakan zikir-zikir masuk dan keluar rumah.

3. Selalu memulai segala amal dengan bismillah.

4. Selalu mulai melangkah atau memasang sepatu atau sandal dengan yang kanan.

🎃 *Apabila Allah telah mentaqdirkan kita terkena sihir ini, maka lakukan hal-hal berikut :*

1. Bersabar dan mengharap pahala dari Allah SWT.

2. Diruqyah syar'iyah

3. Konsumsi setiap pagi kurma ajwah/kurma Nabi sebanyak 7 butir

4. Sediakan daun pacar secukupnya lalu ditumbuk dan diruqyah dengan ayat-ayat pembatal sihir. Setelah selesai tempelkan ke kedua telapak kaki.

5. Sediakan air cukup untuk mandi dicampur tumbukan 7 lembar daun bidara dan diruqyah, lalu dipakai untuk mandi.

6. Ruqyah minyak zaitun atau minyak kasturi hitam(kalau ada),lalu dioleskan ditelapak kaki.

7. Sediakan air secukupnya dan campur dengan garam dan diruqyah, lalu disemprotkan ke media sihirnya untuk membatalkan sihir.

Terakhir semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk bersabar dan semoga Allah mengangkat penyakit kita dan penyakit saudara-saudara kita sesama muslim, juga semoga penyakit ini Allah ganti dengan ridho-Nya baik didunia terlebih nanti diakhirat. Aamiin

Semoga bermanfaat dan membawa berkah....Aamiin

*Salam...*
*Rehab Hati Sidoarjo*

Ubah Pola Menyikapi Gangguan Jin

Monday, January 29, 2018

✏ UBAH CARA POLA MENYIKAPI SUATU GANGGUAN BAIK SIHIR MAUPUN GANGGUAN JIN ✏

Ada seorang ibu dengan gangguan
"Katanya"  diSihir oleh saudaranya sendiri  karena terkait warisan,  beberapa waktu lalu menemui ana dengan mengeluh tentang Rasa Sakit yang dideritanya selama satu bulan penuh dibagian kepalanya... 
Yang setiap hari  3 kali  merasakan sakitnya luar biasa sampai berjam jam dan pada klimaks rasa sakitnya beliau tidak sampai sadarkan diri...

Meminta solusi dan ingin berdo'a bersama dalam Ruqyah Syar'iyyah.. 

Ana bilang kebeliau

" Bu In syaa Allah Saya kasih solusi tapi harus dilakukan ya.. ? "

Ibu itu bilang " Iya Ustadz Saya Pasti melakukan apapun saran dari ustadz.. 

Ana tanya ke beliau " Biasanya Jam Berapa saja  Ibu mengalami gangguan seperti itu...

Pokoqnya setiap Bangun tidur,  Sehabis sholat dzhur dan sebelum tidur sampai tidak sadarkan diri hingga jam dua malam... 
Itu setiap hari ustadz..  " Ujar beliau "

Oke

Sejam lagi Sudah mau Masuk Dzhur.... Bu
Ibu sekarang pulang, 
Dan saran saya satu hari ini ibu fokus menghafal suroh Muhammad  Sampai Akhir, Batas Waktunya sampai 3 Hari Kedepan...  Mau Bu..? 

Ooh gitu Yaa Ustadz,  ( Terlihat Kecewa Raut wajahnya)

Yaa Bu Ini adalah terapi Untuk Ibu dari saya,  Jika Ibu Bemar benar Ingin Sembuh Itu Juga.... 

Ya yaya Ustadz Saya Mau,  tapi pasti nanti Diruqyah kan,  kata ibu itu Dengan semangat dan penuh harap..

Yaa In syaa Allah Bu..  
Nanti kabar kabari saja Bagaimana Perkembangannya... 
Ibu Harus benar benar fokus sama saran ini ya... 

Apa Bisa Saya menghafal Dalam 3 hari ustadz,  Sedangkan kondisi saya sudah tua dan sakit sakitan pula..  Kata ibu itu.. 

In syaa Allah bisa bu... 

Singkat cerita,  Ibu tersebut pulang
Dzhur pun berlalu hingga ashar dan setelah ashar ada tlp.  Masuk ke ana dari beliau

" assalamu'alaykum ustadz "
Ustadz Dari tadi habis dzhur saya mengahafal sampai menjelang ashar  sekarang baru hafal 10 ayat saja..  Heheh "

Ana : Maa syaa Allah,  Alhamdulillah Bu itu sudah luar biasa maa syaa Allah.. 

Teruskan ya bu..

Beliau : ya Ustadz In syaa Allah
Mohon do'anya Ustadz.. 

Ana : In syaa Allah semoga Allah mudahkan

( Tidak terdengar Curhatan tentang Setelah habis Dzhur kumat lagi heheh)  kayaknya beliau juga gk sadar akan hal tsb.. 

Beliau : Aamiin Allahumma Aamiin...  Tapi kalau sudah hafal saya benar benar diruqyah ya pak ustadz

Ana : In syaa Allah bu..  

Esoknya Beliau Nelpon kembali Di jam yang sama, 
Dengan kabar bahwa beliau sudah hafal setengahnya dari suroh muhammad Alhamdulillah.... 

Pas waktu tiga hari beliau maa syaa Allah sudah hafal suroh muhammad... 

Dan beliau menemui saya lagi, namun saya minta ke beliau biar saya yang menemuinya dirumah beliau agar bisa silaturahiim lagi... 

Setela sampai dan berbasa basi ria ana tanya kebeliau..

Bu Gimana Selama tiga hari ini.. 

Beliau menjawab Alhamdulillah saya hafal ustadz..  Hehehe terlihat tersenyum jadi bisa diruqyah donk
Ustadz, 

Bukan Itu Yang saya Tanyakan bu " Ujar ana "
Bagaimana keluhannya selama ini sering kambuh lagi kah Bu sampai tak sadarkan diri seperti yang ibu keluhkan kemaren.... 

Beliau pun Sempet bengong " Eh eh ehe yaa ya ustadz memang sih ada sedikit pusing menghafal kemaren Tapi kok Saya gak kambuh lgi yaa ustadz,  sangking Saya ingin diruqyah saya menghafal surat muhammad jadi saya lupa dengan sakit saya ustadz... 

Ana : Maa syaa Allah,  Begitulah bu itu Ketika kita sibuk memperhatikan sesuatu maka hal lain tidak akan terperhatikan oleh kita.. 

Contohnya Main Gadget.. 

Mungkin ada sebagian orang yang amat penting dan menjadi keharusan memakai gadget karena pekerjaan mereka atau penghasilan mereka lewat gadget tsb setiap hari...  Seperti orang orang yang berjualan online..  Itu penting memang tapi kadangkala Hal yang jauh lebih penting daripada gadget dan jualannya banya dari sebagian  mereka Lupa Terhadap Keouarganya sendiri... 

Nah.. 
Ini yang terjadi sama ibu,  ketika sebelumnya ibu sangat fokuuusssss banget Terhadap keluhannya terus mendapatkan ada yang lebih penting didahulukan ibu walaupun masih niatnya sama agar keluhan ibu itu hilang karena harus menghafal suroh muhammad sebelum diruqyah.... 

Coba Ibu telaah Itu baru kita fokus terhadap Al Qur'an saja,  Apalagi Kita Kalau Benar benar Fokus Memantaskan Diri Dihadapan Allah Yang Punya segalanya Dan Itu Yang memang menjadi fitroh kita sebagai hambaNya...  

Bukan hanya mendapatkan apa yang menjadi hajat kita didunia saja melainkan hajat kita sesungguhnya yakni menghadap Allah sebagai khusnul khotimah... 

Ibu itu dan keluarganya menangis,  dan ternyata memang keluarganya sudah mengetahui tentang keluhannya hilang selama Menghafal Kemaren,  namun mereka pun memahami dan tidak bicara tentang itu terhadap beliau...... 

Akhir nya kami berdo'a bersama dalam ruqyah syar'iyyah dan maa sya Allah Allah sembuhkan  beliau dengan sempurna dan In syaa Allah penuh keberkahan... 

Barakallahu Fiiekum...

Rizqi Ginanjar Al-bantanny

Tak ada Pesugihan yang Membuat Kaya

Friday, January 26, 2018

✏ TIDAK ADA PESUGIHAN YANG MEMBUAT KAYA✏

Beberapa minggu lalu diundang oleh sahabat yang belum dikenal Sebelumnya,  beliau ingin berdo'a bersama dalam Ruqyah Syar'iyyah dengan kami dengan keluhan yang luar biasa mengagetkan....  Beliau ikut PESUGIHAN... 

dulu pas waktu pertama ikut pesugihan beliau menceritakan,  bahwasanya diajak oleh temennya yang sekarang sukses banyak kemajuan dan harta berlimpah dan temenya itu cerita bahwasanya dia ikut pesugihan di salah satu tempat dijawa timur..  Dan sahabat kami ini sangat tertarik dengan dalih temennya bahwasanya pesugihan ini hanya menumbalkan hewan saja bukan nyawa... 

Singkat cerita beliau ikutlah ritual ke tempat pesugihan tersebut,  dan sukses melaluinya dan tanpa menunggu lama pundi pundi uang itu datang bersamaan bersama kesuksesan beliau dalam kuliner semakin hari semakin banyak dilaci uang hasil usahanya setiap hari bertambah banyak padahal yang dijual selalu sama takarannya dan jumlahnya tidak lebih tapi anehnya selalu bertambah uangnya... 

Hingga beberapa tahun dia mengikuti dan kekayaan semakin bertambah banyak dan banyak lagi... 

Namun Hari itu Datang,  hari dimana si jin berusaha minta tumbal yang dijanjikan sahabat  nii.. 

Dulu beliau di minta memilih pada saat ritual.. 

Mau memilih menumbalkan

Ayam
Kambing
Kerbau
Ataukah Seekor Sapi... 

Dari runtutan pilihan tersebut,  semakin besar yang dipilih semakin banyak pula uang hasil oesugihan yang didadapt.. 

Dan beliau memilih ayam saja. Karena tidak memberatkan yang penting asal usahanya laris dan bisa kaya... 

Dan ternyata Semua pilihan hewan itu adalah sebuah pilihan siloka saja.. 

Ayam        = Berarti Adalah Anaknya
Kambing  = Berarti Adalah Istrinya
Kerbau.    = Berarti Adalah Ayahnya
Sapi.         = Berarti Adalah Ibunya

Dan tanpa diniatkan berarti beliau menumbalkan anaknya sebagai Pembayaran atas hasil pesugihan selama ini... 
Tumbalnya adalah 4 tahun sekali yang harus dia bayarkan....

Beliau sudah menanti kolektor dari kantor pesugihan tersebut.. 
Beliau sudah menyiapkan Seekor ayam jago yang mahal...  Untuk di tumbalkan. 
Namun,  pada saat Kolektor Dari pesugihan tersebut,  Dengan wajah hitam seram berbulu dan postur tubuh yang tinggi besar.. 
Datang... 
Beliau menyiapkan nya disebuah kamar khusus.. 

Dan ternyata setan itu menolak ayamnya tsb.  Dan menunjuk ke kamar anaknya yabg masih kecil sambik bilang serahgkan anak kamu untuk dijadikan tumbal... 

Tentunya gak mau donk,  wong beliau melakukan seperti itu untuk anak dan istrinya agar bahagia....  Akhirnya beliau minta kepada makhluk tersebut waktu seminggu,  Dan si Setan itu tiba tiba pergi begitu saja...

Mungkin setuju pikirnya... 

Nah selama seminggu itu setiap hari 3 kali bahkan lebih beliau mendatangi ustadz dan paranormalnuntuk memutuskan perjanjian itu Namun nihil..  Hasilnya

Hingga Beliau benar benar Sampai Kehabisan Uang untuk membeli Mahar kepada paranormal tsb...

Dan Akhirnya setelah hampir sekua hartanya dan tinggal sehari waktunya habis habis..  Ada temennya yang menyarankan untuk diruqyah
akhirnya  ada yang merekomendasikan ke ana entaj siapa anapun tidak  mengenalnya ketika beliau memperlihatkan foto temen yang menyarankan... 

Singkat cerita lagi,  Ana Kerumah Beliau dan Mulai memberikan pembahasan tenang ruqyah dan hal lainnya... 

Yang saya tanyakan adalah dimana kamar khususnya yang dijadikan ritual selama ini..  

Beliau menunjukan satu kamar Yang sudah dogembok dan dirantai banyak agar tidak ada anak atau siapapun yang masuk...

Beliau dan kekuarganya pun sudah pindah rumah ke rumah orang tuanya..  Yang mana anak nya yang di tumbalkan sudah mulai sering aneh terlihat dan sering sakit selama seminggu iti

Namun ana minta diruqyahnya dirumah tempat yangbdijadikan ritual, 

Dan bismillah perbanyak do'a perlindungan ana masuk kekamar Dan mnghancurkan berhala nya terlebih dahulu setelah itu membaca suroh Albaqarah didalamnya,  Dan dibakar terus dikubur Sisa sisa Pembakarannya.. 

Ana Minta Seluruh Keluarga nya disana sama membaca perlindungan dan suroh Al baqarah juga dalam waktu yang sama ketika ana mulai menghancurkan dan meeruqyah kamar tsb... 

Setelah iti ana bimbing beliau untuk memutuskan ikatan perjanjian dengan pesugiha tersebut dengan bertaubatan nasuha dan terus memasrahkan diri dan mekinta perlindungan kepada Allah..

Singkat ceritanya seperti itu
Dan Alhamdulillah Allah Mengijinkannya untuk kembali ke fitrohnya Sebagai Hamba Allah yangbtaat,  dan Allah putuskan semu perjanjiannya..

Dan Allah sejatkan kembali anaknya  maa syaa Allah

Barakallahu Fiiekum.. 

Ada Yang Pernah melakukan atau masih melakukan pesigihan jenis apapun ayoo saudaraku
" BERTAUBATLAH"

Jangan Menunggu Menyesal...

Ust. Rizqi Ginanjar,  mantan dukun

Apa itu Penyakit ‘Ain?

Tuesday, January 23, 2018

Apa itu Penyakit ‘Ain?

Secara harfiah, penyakit ‘Ain itu diambil dari kata ‘ana-Ya’inu (bahasa Arab) artinya apabila ia menatapnya dengan matanya. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, kemudian diikuti oleh jiwanya yang keji, kemudian menggunakan tatapan matanya itu untuk menyampaikan racun jiwanya kepada orang yang dipandangnya. Sehingga, apa yang dilihat oleh hati yang hasad dapat membahayakan orang lain.

Penyakit ‘Ain bukanlah penyakit medis, tetapi dapat mengganggu kesehatan orang yang terkena ‘Ain. Yang paling rentan terkena penyakit ‘Ain adalah anak – anak dan balita, karena mereka masih lemah dan belum bisa membentengi dirinya sendiri dari pengaruh jahat di sekitarnya. Tidak menutup kemungkinan, akan menimpa orang dewasa, ibu hamil, hewan, bahkan harta benda.

Dari Ilustrasi kasus di atas, terlihat jelas bahwa Ibu A tengah menceritakan tentang kepintaran anaknya kepada Ibu B. Namun, kondisi anak Ibu B tidaklah lebih baik dari Si A. Secara tersirat, Ibu B merasa iri dengan perkembangan Si A yang bagus. Dari perbincangan inilah, panah hasad mengenai si A. Sehingga, menyebabkan malamnya si A rewel. Padahal, dari lisannya meluncurkan pujian, namun disertai rasa dengki, yang tentu saja, setan turut berperan dalam membidikkan panah ‘Ain, hingga mengenai sasarannya.

Penyakit yang diderita anak-anak tidak semuanya bisa dideteksi dengan ilmu kedokteran. Ada juga sebab syar’i yaitu penyakit ‘ain. Sebagaimana pernah terjadi di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pernah melihat anak perempuan di rumah Ummu Salamah istri beliau. Di wajah anak itu ada warna kehitaman. Beliau kemudian berkata kepada Ummu Salamah,“Ruqyahlah dia, karena dia terkena ‘ain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Qoyyim rohimahulloh mengatakan bahwa penyakit ‘ain ada dua jenis, yaitu ‘ain insi atau ‘ain yang berunsur manusia, dan ‘ain jinni atau ‘ain yang berunsur jin.

Dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Al-Bukhori dan Muslim serta yang lainnya, diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melihat seorang budak wanita di rumahnya yang wajahnya terlihat kusam. Beliau berkata, ”Ruqyah wanita ini, ia terkena ‘ain.

Percakapan yang Mengandung 'Ain

*Percakapan Mengandung 'Ain*

  Ibu A : “Ini loh, anak saya belum genap dua tahun paling pintar diantara teman – teman sebayanya. Sudah bisa lari – lari, udah pinter ngomong, makannya lahap, makanya badannya montok. Duh, senengnya…”

Ibu B : “Baguslah, iya Si A emang pinter ya? Anak saya malah baru bisa jalan lebih dari 15 bulan. Makannya juga susah banget nih…”

Malamnya, si A rewel tidak seperti biasanya. Tidak mau menyusu. Kejadian itu berlangsung terus menerus hingga beberapa bulan lamanya. Tibalah waktunya si A disapih, namun dia masih enggan makan. Sepanjang malam rewel tanpa sebab, sehingga membuat badannya kurus kering. Sering sakit dan tidak lincah seperti sebelumnya. Setelah periksa ke DSA (Dokter Spesialis Anak), sang Dokter pun mengatakan tidak ada indikasi medis apapun.

Bagaimana Cara Kerja Penyakit ‘Ain?

Bagaimana Cara Kerja Penyakit ‘Ain?

Ibnu Hajar berkata : “Sebagian orang merasa bingung, mereka bertanya: ‘Bagaimanakah cara kerja ‘ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yang jauh?’. Sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena ALLAH menciptakan di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenarnya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berperisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa”.

Oleh karenanya, panah yang keluar dari mata adalah panah berupa ungkapan tentang sifat seseorang, ia adalah racun lisan, buktinya adalah seorang yang buta bisa menimpakan penyakit ‘ain kepada orang lain, dan Setan yang selalu mengintai melahap ungkapan lisan yang tidak dibarengi dengan menyebut nama ALLAH sehingga bisa berpengaruh pada jasad orang yang didengki dengan izin ALLAH jika jasad tersebut tidak dibentengi (dengan Dzikir dan Wirid).

Ibnu Qoyyim rohimahulloh mengatakan bahwa terkadang seseorang bisa mengarahkan ‘ain kepada dirinya sendiri. Pelakunya termasuk jenis manusia yang paling jahat.

Ibnu Jauzi berkata : “Pandangan baik yang bercampur dengan hasad, iri, dengki dan kejelekan lainnya terjadi karena orang yang memandang tersebut memiliki tabiat dan perilaku yang jelek, laksana sesuatu yang beracun (yang mulai mengalir di dalam tubuh).

Namun terkadang pengaruh buruk ‘ain terjadi tanpa kesengajaan dari orang yang memandang takjub terhadap sesuatu yang dilihatnya. Lebih dari itu pengaruh buruk ini juga bisa terjadi dari orang yang hatinya bersih atau orang-orang yang sholih sekalipun mereka tidak bermaksud menimpakan ‘ain kepada apa yang dilihatnya. Hal ini pernah terjadi diantara para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, padahal hati mereka terkenal bersih, tidak ada rasa iri atau dengki terhadap sesamanya. Akan tetapi dengan izin Alloh dan takdirnya, pengaruh buruk ‘ain ini dapat terjadi diantara mereka.

Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad (4: 153) berkata,

ونفس العائن لا يتوقف تأثيرها على الرؤية ، بل قد يكون أعمى فيوصف له الشيء فتؤثر نفسه فيه وإن لم يره ، وكثير من العائنين يؤثر في المعين بالوصف من غير رؤية

“’Ain bukan hanya lewat jalan melihat. Bahkan orang buta sekali pun bisa membayangkan sesuatu lalu ia bisa memberikan pengaruh ‘ain meskipun ia tidak melihat. Banyak kasus yang terjadi yang menunjukkan bahwa ‘ain bisa menimpa seseorang hanya lewat khayalan tanpa melihat.”

Pada umumnya reaksi pengaruh pandangan mata ini lebih cepat terjadi kepada orang-orang yang “kosong” dari dzikir kepada Allah swt. Allah berfirman di dalam Alqur’an yang artinya: “Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mata mereka, tatkala mereka mendengar Al-Qur’an dan mereka berkata : “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila)”.” (QS. Al-Qalam : 51).
Imam Al-Qasthalani berkata : Apabila seseorang itu melihat sesuatu kepada orang lain dengan penuh kekaguman (tanpa dibarengi dzikrullah) maka bisa terjadi suatu bahaya kepada orang yang dipandangnya. Dan pandangan orang itu seperti panah beracun yang siap untuk menikam korbanya!!

Bagaimana Cara Mengetahui Seseorang Terkena ‘Ain?

Bagaimana Cara Mengetahui Seseorang Terkena ‘Ain?

A. Pada Orang Dewasa Yang sehat Jasmani

1.) Kepala pusing

2.) Wajah yang menguning

3.) Banyak berkeringat

4.) Banyak Kencing

5.) Sering ingin muntah dan menguap

6.) Sedikit tidur atau banyak tidur

7.) Tidak mempunyai nafsu makan

8.) Basah pada kedua tangan dan kaki yang disertai dengan kesemutan, hati bergetar, perasaan takut yang tidak normal, marah dan temperamental yang berlebihan, sedih dan sempit di dalam dada.

9.) Nyeri pada bagian punggung dan antar kedua pundak

10.) Tidak bisa tidur pada waktu malam

Tanda – tanda di atas terkadang ada baik semua maupun sebagian, tergantung pada kekuatan ‘ain tersebut dan banyaknya orang yang menyebabkan penyakit ‘ain, sebagaimana tanda – tanda ini juga terdapat pada orang yang tidak terkena penyakit ‘ain atau karena orang tersebut dijangkiti penyakit medis pada anggota badan atau jiwanya.

B. Pada Bayi, Balita dan Anak – anak

1.) Tangisan yang tidak wajar yang tidak kunjung hentiAisyah Radhiyallahu ‘anha berkata : “Suatu ketika Nabi masuk (rumahnya) kemudian mendengar bayi sedang menangis. Beliau berkata,”Mengapa bayi kalian menangis? Mengapa tidak kalian bacakan ruqyah – ruqyah (supaya sembuh) dari penyakit ‘ain?) (Shahihul jami’ 988 n0.5662)

2.) Kejang-kejang tanpa sebab yang jelas

3.) Tidak mau menyusu kepada ibunya tanpa sebab yang jelas

4.) Kondisi tubuh yang sangat kurus kering. Dari Jabir Radhiyallohu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberi rukhshoh (keringanan) bagi anak-anak Ja’far memakai bacaan ruqyah dari sengatan ular. Beliau berkata kepada Asma’ binti Umais, ”Mengapa aku lihat badan anak-anak saudaraku ini kurus kering? Apakah mereka kelaparan?” Asma’ menjawab : “Tidak, akan tetapi mereka tertimpa ‘Ain.” Kata beliau, ”Kalau begitu bacakan ruqyah bagi mereka!” (HR Muslim, Ahmad dan Baihaqi).

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Roqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger