Meruqyah Pasien dengan Surat Al A'la

Wednesday, March 20, 2019

*Meruqyah Pasien dengan Al A'la*

Pasien ini seorang perempuan. Sebut saja Rosela 36th asal Purwodadi. Sekitar pukul 12.40 wib tadi datang ketempat saya didampingi suami serta keluarganya. Setelah saya persilahkan masuk, sang suami menceritakan berbagai keluhan yang selama ini di derita istrinya.

Menurut penuturannya sejak tahun 2010 istri menderita sakit kepala yang sangat hebat. Hari - harinya di lalui dengan berbalut penderitaan. Kepala terasa mau pecah, sering terasa ada benda yang bergerak - gerak dan melilit - lilit. Terkadang kepala terasa berdenyut hebat seakan ada sesuatu yang mendorong rongga kepalanya. Di saat - saat tertentu seperti ada ribuan jarum yang menusuk - nusuk rongga kepalanya. Pernah suatu ketika rasa sakit dikepala itu datang secara tiba - tiba hingga Rosela kejang - kejang dan pingsan.

Beberapa Rumah Sakit di Jawa tengah dan Jogja sudah pernah disinggahinya. Dokter mengatakan Rosela menderita Vertigo. Dokter yang lain sampai saat ini belum mampu mendiagnosa jenis penyakit yang dideritanya. Ada salah satu Rumah Sakit Swasta di Semarang memvonis Rosela mengalami Penuaan dini pada sel otak motoriknya.

Ternyata upaya sang suami demi mencari kesembuhan untuk istri tercintanya tidak hanya dokter saja yang didatanginya. Sudah puluhan orang Paranormal serta dukun di datangi serta didatangkan ke rumahnya demi kesembuhan istrinya. Hampir 100jt uang yang di keluarkan untuk biaya berobat istri tercinta selama hampir 9 tahun ini.

Beberapa paranormal mengatakan di kepala Rosela itu telah bersarang ribuan Jin. Berbagai upaya dilakukan oleh beberapa Paranormal untuk mengeluarkan Jin - jin yang bercokol di kepala Rosela, tapi hasilnya selalu nihil. Mereka mengatakan Jin yang bersarang di kepala Rosela sangat kuat dan banyak.

Suatu ketika seorang  Paranormal datangkan kerumah, dia bilang Rosela terkena sihir. Ribuan Jin sengaja dikirim oleh seseorang yang menaruh dendam dengan bantuan seorang dukun sihir dari daerah Jawa Timur. Dan Paranormal itu pun tidak sanggup mengeluarkan Jin - jin itu dari tubuh dan kepala Rosela.

Sang suami juga krluarga Rosela bingung dibuatnya. Diagnosa dari beberapa dokter dan Rumah Sakit selalu berbeda. Dukun yang didatangi serta didatangkan pun mengatakan hal yang berbeda tentang penyakit yang diderita Rosela.

Untuk lebih meyakinkan, sang suami membawa Rosela ke Sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Dokter di Rumah Sakit tersebut memvonis Rosela menderita Kanker otak stadium 4A dan harus segera di operasi. Menurut dokter itu akar - akar kanker itu sudah mulai menjalar ke leher, jika tidak segera di lakukan tindakan operasi, maka akibatnya sangat fatal. Dokter mengatakan biaya tindakan operasi itu sekitar 70jt, belum termasuk obat, rawat inap dan lain sebagainya.

Setelah musyawarah dengan keluarga akhirnya mereka semua setuju. Rosela harus dioperasi dengan segera. Ditengah - tengah musyawarah itu muncul masalah baru. Rosela tidak mau menjalani operasi seperti anjuran dokter. Dia takut karna jika sampai terjadi operasi berarti batok kepalanya harus dibuka. Rosela Masih teringat kejadian beberapa tahun silam ketika masih kuliah. Saat itu ada seorang teman kuliah Rosela yang menjalani operasi kepala. Operasi berjalan sukses, tapi beberapa hari setelah operasi teman itu meninggal dunia. Rosela masih trauma dengan kejadian itu dan dia ngotot tetap tidak mau di operasi.

Waktu terus berjalan hingga akhirnya salah seorang teman sang suami yang berdomosili di Semarang menyarankan supaya Rosela di Ruqyah saja, barangkali lewat ruqyah itu Alloh memberi kesembuhan untuk Rosela. Mengingat sudah berbagai cara dan upaya dilakukan serta di tempuh demi kesembuhan istrinya dan hasilnya tetap nihil, maka saran itu segera di tindak lanjuti.

Gayung tersambut, Rosela pun ternyata setuju. Tanpa pikir panjang akhirnya siang tadi mereka datang di tempat saya.

Rosela saya bimbing untuk muhasabah, Taubatan Nasuha, membersihkan jiwa dari segala penyakit hati, membuang segala kekecewaan, dendam serta kebencian yang selama ini menyesak didada, Ruqyah pun kita mulai.

Ruqyah saya awali dengan membaca do'a perlindungan serta do'a muqadimah Ruqyah, kemudian lanjut dengan membaca ayat - ayat Ruqyah.

Baru beberapa menit saya membaca ayat - ayat Ruqyah terlihat kepala serta pundak Rosela bergetar sangat hebat. Kepala berputar - putar dengan pandangan mata kosong.

Tanpa menghiraukan kondisi pasien bacaan ayat - ayat Ruqyah saya lanjutkan hingga akhirnya terdengar teriakan begitu keras. Ya,...teriakan kemarahan dari Jin yang ada di kepala Rosela. Jin itu marah karna merasa di usik, dia begitu murka, berteriak serta memaki - maki. Jin itu mengaku telah disuruh oleh seseorang supaya bercokol di kepala wanita itu. Jin itu diancam Si Dukun yang mengirimnya, dia dan bala tentaranya tidak boleh keluar dari tubuh dan kepala Rosela sebelum menemui ajal.

"Astaghfirulloh, begitu kejamnya dukun itu",bisik sang suami dengan nada lirih.

Disela - sela membaca ayat - ayat ruqyah saya sempat beberapa menit dialog dengan jin sihir yang bercokol ditubuh pasien. Jin itu mengaku berwujud ular. Dia berasal dari pesisir pantai selatan. Jin itu mengaku telah disuruh oleh seorang dukun dari Jawa Timur.

Beberapa ayat ruqyah telah saya baca, jin itu tetap sombong, seakan tidak merasa kesakitan sedikitpun. Saya coba untuk mendakwahi jin itu supaya luluh dan bersedia keluar dari tubuh serta kepala Rosela atas kesadaran sendiri. Ternyata masih tidak bergeming, Jin itu malah menantang.

Saya coba untuk membacakan beberapa ayat tentang pedihnya siksa neraka. Jin itu tidak merasa takut sedikit pun. Saya bacakan ayat - ayat tentang kekuasaan serta kebesaran Alloh, Jin itu tidak menggubris.
"Begitu sombong kamu wahai Musuh - musuh Alloh",gertak saya.

Jin itu semakin marah dan mengatakan tidak takut kepada siksa api neraka bahkan siap menjadi penghuni neraka.

Saya coba membaca surat Al A'la hingga selesai. Jin itu terlihat menggigil, merintih dan menangis kesakitan.
"Masya Alloh",bisik saya.

Kemudian saya baca lagi surat tersebut berulang - ulang hingga selesai. Pasien terjatuh dan menggelepar, tubuhnya tengkurep serta tangannya menjulur kedepan menggapai - gapai layaknya orang berenang. Kedua kakinya terlihat mendorong badan kedepan {mancal, bahasa jawa} tangannya terus menggapai dan berjalan meliuk - liuk laksana ular. Saya baca terus Surat Al A'la berulang -  ulang. Tubuh pasien terlihat meregang, kepala terlihat bergetar hebat sambil menjerit kesakitan.

Jin itu berteriak, minta supaya saya berhenti membaca ayat - ayat Alloh. Tapi Saya tetap membaca surat Al A'la tanpa menghiraukan teriakan jin itu. Teriakan jin itu semakin keras dan melolong kesakitan.

Akhirnya Jin itu menyerah dan bersedia keluar dari kepala pasien. Ternyata hanya tipu daya dan mengelabuhi saya. Rupanya Jin itu merasa takut dengan si dukun yang telah mengirimnya. Jika sampai keluar pasti di tangkap oleh si Dukun dan dibunuhnya karna dia telah di beri makanan kesukaannya dan berjanji tetap bercokol di kepala Rosela. Sementara Jin itu merasa sudah tidak kuat lagi menahan sakit yang teramat sangat.
"Sebetulnya saya ingin menolong kamu supaya tidak ditangkap lagi oleh dukun sihir itu, kamu harus bertaubat, masuk Islam dan keluar dari tubuh serta kepala orang ini, silahkan cari tempat lain sebagai tempat tinggalmu",bujuk saya.

"Kamu boleh menetap di Masjid atau pergi ke Mekkah supaya dukun itu tidak berani menangkap kamu lagi",bujuk saya lagi.

Akhirnya Jin itu mau bertaubat, masuk Islam dan keluar dari kepala Rosela setelah saya bimbing mengucapkan 2 kalimat Syahadat.

Alhamdulillah, semua atas ijin Alloh.

"Untuk sore ini ruqyah kita sudahi ya mas, pekan depan njenengan kesini lagi untuk melanjutkan ruqyah mbak Rosela, karna terapi ruqyah itu untuk kasus tertentu harus di ulang di kesempatan lain supaya mendapatkan kesembuhan yang sempurna dari Alloh",jelas saya kepada suami pasien dan keluarganya.
Iya pak ustadz, Insya Alloh pekan depan kami kesini lagi",jawab suami pasien.

Oleh Ust Mundakir Ruqyah Kendal.

Cara Aman dari Santet

Monday, March 18, 2019

*CARA AMAN DARI SANTET...*

Murnikan Tauhid..
Kuatkan Aqidah..
Jaga perkara syariat yg diwajibkan..
Teguh di atas Sunnah Kanjeng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam..

Setelah itu semua, ada beberapa perkara yg harus perhatikan..

Diantaranya adalah :

Jangan menyimpan ilmu kesaktian di dalam badan..
Jangan memelihara jin/khodam..
Jangan menyimpan pusaka/jimat...
Jangan membuat pagar badan berupa susuk, rajahan, dan yg semacamnya..

Maka dari itu manusia disuruh "mengosongkan" diri...

Ngosong yg di maksud adalah menetralkan diri dari pengaruh energi syaithani (الطاقة الشيطانية)..

Yakni energi yg tercipta dari hawa nafsu dan kelalaian..

Bagaimana cara menetralkannya ?

Dengan menjalankan ilmu syari'at dan dzikir sunnah yg sempurna kepada Allah Ta'ala..

Semakin orang "bernafsu", semakin orang tidak eling pada gusti Allah, maka energinya semakin terlihat bagi para setan..

Pada saat ada serangan santet, kondisi "ngosong" ini akan menjadikan si santet bablas dan ternetralkan..

Orang yg paling sakti hingga susah disantet adalah mereka yang memegang pusaka TAWADHU', ANDAP ASOR..

Pemegang pusaka ini menjadikan "aura negatif" sungkan untuk hinggap kepadanya...

Jika masih ngeyel memaksa masuk, maka Pengadilan ALLAH dengan sendirinya yg akan bicara..!

Seseorang yg memiliki pusaka "Andap asor" ini.. energinya memancar sedemikian sejuk...

Pancarannya mampu meredam panas yg ada disekitarnya.. hingga amarah pun netral..

Saking rendahnya hingga demikian ia "membumi", rendah, menunduk, tapi BUKAN menjadi HINA..

Bagaikan tanah di bumi yg kita injak, ianya memiliki sifat penetralisiran yg begitu kuat.. Petir yg sebegitu dahsyat, jika ia kena tanah (bumi) maka akan menghilang..

Muhibbukum fillah
*Abu Musyaffa Muhammad Faizar* 🖋📖

Mengapa Orang Takut Diruqyah

Monday, March 11, 2019

🚩 *Mengapa Org Takut Diruqyah?* 👻

Seringkali kami mendapati org² yg takut diruqyah. Padahal bbrp diantaranya sdh berniat dr rumah utk mendatangi klinik kami, namun balik kanan mengurungkan niatnya. Inilah penyebabnya :

*1. Tidak Paham*
     Blm banyak org yg memahami ilmu tentang hal ihwal Ruqyah Syar'iyyah sbg Sunnah Nabawiyah. Bahkan sebagiannya salah paham dgn dalil haramnya Ruqyah. Padahal yg diharamkan adalah *Ruqyah Syirkiyyah*, yakni Ruqyah yg mengandung syirik.

*2. Gangguan dr dlm dirinya*
     Setan dr bangsa jin yg mengganggu dirinya pasti menolak diusir dgn Ruqyah. Maka jin tsb akan melakukan *_segala cara_* utk *mencegah* org agar tdk mendatangi Ruqyah, al : membuat takut, was², gentar, prasangka buruk, baik terjadi pd dirinya maupun kpd keluarganya. Betapa banyak org yg tdk jadi diruqyah padahal sdh berazzam kuat dr rumah.

*3. Kesan Negatif pd Ruqyah*
    Tidak dipungkiri bahwa kesan buruk dan efek kurang menyenangkan dr info dan tayangan ruqyah di TV dll. telah membuat org takut diruqyah. Seolah² Ruqyah itu menyebabkan kesurupan, kesakitan, histeris, menangis, muntah², dll. Padahal sebagian besar efek Ruqyah adalah *tenang* dan menyenangkan.

*4. Kontra dr para Dukun*
    Sebagai sekutu setan di bumi, para dukun juga berperan aktif melawan gerakan ruqyah pd masyarakat. Mereka mengabarkan hal² negatif ttg Ruqyah agar bisnis mereka tdk terganggu. Para dukun zaman ini sering berpraktek dg kedok *Kyai / ustadz*, padahal cara² yg mereka gunakan menyimpang dr sunnah.

Wallahu a'lam.

_Rmh Sehat EL-IMAN_
_Kudus, Jateng_

Ruqyah Mandiri Holistic

Friday, March 8, 2019

*RUQYAH MANDIRI HOLISTIC*
*By. Ustadz Nuruddin Al Indunissy (Founder Rehab Hati )*

Ditulis : Rosmiati Suyuti
(ANGGOTA AKTIF TA19 MUSLIMAH)

*📝Tips Mengembalikan Sihir:*
1. Ruqyah mandiri setelah qiamul lail :
Sesungguhx Allah SWT turun kelangit dunia di dua pertiga malam atau sepertiga malam terakhir dan mengijabah semua do'a, dan melakukan Ruqyah Mandiri diwaktu tersebut lebih mudah menembus ke dalam qalbu

2. Zikir Pagi dan Petang
Zikir Pagi dan Petang adalah benteng sihir terbaik dan diibaratkan seseorang yg memakai baju besi yg tebal, maka semakin tebal besi itu maka semakin besar daya pantul yg dihasilkan

3. Sedekah
Sedekah adalah sesuatu yg bisa menolak segala musibah yg datang kepada kita dan mempermudah pengabulan do'a dan sedekah-sedekah terbaik seperti sedekah kepada anak yatim, dan sedekah air.

_*RUQYAH MANDIRI HOLISTIC*_

Ruqyah Mandiri Holistic adalah gabungan dari semua tutorial Ruqyah Mandiri diantaranya :
1. Terapi Al Baqarah ( 3AL ), terapi ini adalah pengobatan rohani dgn cara mengkhatamkan seluruh ayat al baqarah.
2. Terapi 3 Qul ( al ikhlas, al falaq, dan an nas )
3. Mandi dan minum air ruqyah
4. Terapi rumah dan tempat usaha atau kerja
5. Perbentengan dari serangan
6. Meruqyah herbal meracik dan mengkonsumsinya
7. Ruqyah lahir bathin

*✒TATA CARA RUQYAH MANDIRI HOLISTIC:*

*1. Ruqyah Mandiri 3 Qul :*
▪Faedahnya :
al ikhlas :
- barang siapa yg membacax 10 kali akan mendapatkan rumah disurga
- membacanya 3 kali seolah membaca sepertiga al qur' an

Al Falaq :
- melindungi diri dari sihir

An Nas :
- akan melepaskan was was atau ragu ragu

▪Harus istiqomah
- dilakukan setiap selesai sholat selama 40 hari
- setiap mau tidur untuk melepaskan 3 ikatan yang dipukulkan syaitan pada kepala, pundak dan punggung

▪Tutorial tatacara 3 qul :
- Kedua belah tangan yg diberkahi, maksudnya agar selalu menghindari hal hal yg berhubungan dengan kemaksiatan yg dilakukan oleh anggota tubuh teelebih kedua tangan misalnya mencuri, mengetik atau menulis yang tidak baik dll
- letakkan kedua tangan didekat mulut
- setiap selesai membaca 3 qul ditiupkan ketelapak tangan
- baca 3 qul masing masing 3 kali
- di usapkan keseluruh tubuh : wajah, kepala, telinga, leher, dada terus keperut, tangan bagian atas dan bawah, dan kaki
- kalau sendawa putar perut dgn tangan sambil membaca al falaq lalu didorong ke atas
- kalau sakit di satu titik pukul pukul sambil membaca bismillahi allahu akbar
- hindari dosa fisik pada tubuh yg di usap misalkan dosa mata,  kaki, telinga dll

*2. Ruqyah Rumah*
A. Apa saja yang diruqyah :
- rumah yang tidak nyaman yaitu : rumah yg didalamnya banyak pertengkaran, keributan, perselingkuhan, binatang sprt tikus, kecoa, cicak dll dalam jumlah yg banyak
- toko : toko yg dirukyah adalah toko yg sebelumnya ramai tapi tiba tiba sepi sementara pengunjung ramai dan tujuannya bukan untuk penglaris tapi penghilang sihir
- kebun

🖊tutorial / tata cara rukqyah rumah :
▪Bacakan al baqarah 255 ( ayat kursi ),284,285,286 atau 10 ayat al baqarah 1-4,163,164,255,284-286

▪Membuar air ruqyah dan meruqyah rumah tersebut dengan air
- cara membuat air ruqyah :
* ambil air bersih + garam bacakan :
1.  Al fatihah
2.  10 ayat Al Baqarah 1-4,163-164,255,284-286
3.  Ali imran 18, 19
4.  Al a' raf 54
5.  Thaha 69
6.  Al mukminun 115-118
7.  As saffat 1- 10
8.  Al hasyr 21-24
9.  Al jin 1-9
10. Al kafirun
11. 3 qul ( al ikhlas al falaq, an nas )
* cipratkan keseluruh rumah sambil baca ayat kursi 3 sampai 7 hari, bila tdk ada perubahan lanjut level berikut
- Bacakan pada air ruqyah surah albaqarah diminggu kedua
- Bacakan pada air ruqyah surah albaqarah dan ali imran

▪Advance level
Kembai kehakikat ruqyah mandiri yaitu menghancurkan kemaksiatan dlm rumah misalnya :
- hapus channel yg merusak di tv
- hancurkan jimat,
- bersihkan dari patung2, lukisan dan foto2 serta musik
▪taskyatun nafs
▪libatkan keluarga

*3. Terapi 3 Al ( al fatihah, al baqarah, ali imran )*
▪Terapi Al Fatihah :
Bacakan pada air setiap selesai sholat sebanyak 7 kali caranya bacakan, aminkan, doakan selama 7 kali lalu minum

▪Faedah al baqarah :
- Terdapat keberkahan yg banyak terdiri dari 348 hadist pendukung
- ada ijabah do'a di akhir ayat
- Menjadi burung penjaga diakhirat
- Menjadi teman dihari yg paling sunyi
- Tukang sihir tdk bisa menguasai org yg membaca surah albaqarah
- Menjaga rumah dari bencana : tuyul, perceraian, kemalingan, kebakaran dll
- Silahul aras atau senjata bagi arsinya Allah

▪Tutorial praktis terapi al baqarah :
- siapkan sajadah
- siapkan al qur'an
- siapkan 1 galon air
- siapkan 280 lembar daun bidara
- madu dan herbal yg diperlukan untuk ruqyah
- plastik untuk.muntah
- air zam zam atau air ruqyah

▪caranya :
- ambil wudhu hamparkan sajadah
- sholat mutlak 2 rakaat untuk.memohon perlindungan kepada Allah dan istiqomah
-baca al qur'an mulai magrib
- taruh air didepannya menghadap kiblat
- baca al fatihah
- baca albaqarah
- doakan air

Bagi air yg sudah dirukyah:
- 2 gelas untuk.minum pagi dan sore, campurkan 1 gelas air ruqyah dgn 7 lembar daun bidara ditambah 3 sdk madu murni atau 1 sdk madu yaman atau 1 sdk madu rehab lalu diblender sampai berbusa
-2  gelas air campurkan ke ember atau ke bak campur dengan daun bidara lalu mandi dan diremas remas jangan dikeringkan atau untuk berendam
- ambil 1 liter air untuk dicipratkan ke rumah setiap hari sampai 7 hari
- sisa air yg digalon ditambahkan kegalon untuk minggu ke dua
- bacakan al baqarah dari hari 1- 40
Bacakan al baqarah dan ali imran di hari 40- 70
- dan hari 70- 90 khatamkan al qur'an

*4. Membangun benteng ghoib atau ritual sunnah*
- zikir pagi dan petang
* ta'awuds
* baca 3 ayat terakhir al baqarah
- baca 3 qul ( al ikhlas, al falaq, an nas )
- baca 10 ayat  al baqarah sebelum tidur
- sedekah : anak yatim, air, wakaf mesjid dll
- qiamul lail
- sholat shubuh berjamaah bagi ikhwan
- baca al kahfi setiap malam jumat
- baca 10 ayat al kahfi setiap hari dll

*5. Ruqyah Mandiri Holistic menggunakan terapi TA plus ( Ruqyah Mandiri Family )*
▪Tutorial  :
- siapkan 1 galon air
- bacakan al fatihah dan ayat ruqyah :
1.  Al fatihah
2.  Al baqarah 1-4,163,164,255-257,284-286
3.  Ali imran 18,19
4.  Al a' raf 54-56, 117-122
5.  Yunus 81-82
6.  Thaha 69
7.  Al.mukminun 115-118
8.  As saffat 1-10
9.  Ar rahman 33-36
10. Al hasyr 21-24
11. Al jin 1-9
12. Al kafirun
13. 3 qul ( al ikhlas al falq dan annas )
- bacakan al baqarah hari 1-40
- bacakab 3al ( al fatihah, albaqarah, ali imran ) dari hari 40- 70

▪Tehnik :
- hari 1-7 ( minggu pertama) ambil air 2 gelas untuk.minum tiap 1 gelas tambahkan 7 lembar daun bidara , 3 sdk madu murni atau 1 sdk madu yaman atau 1 sdk madu rehab lalu blender sampai berbusa untuk.minum pagi dan sore
- ambil 2 gelas air untuk mandi tambahkan hingga 10 liter air dan daun bidara 280 lembar blender hingga berbusa
- ambil 1 liter air tambahkan garam dan cipratkan keseluruh rumah selama 7 hari
📝sisa air pada galon tambahkan pada galon baru lalu baca lagi seterusnya hingga 90 hari

*6 Herbal Ruqyah*
Pengobatan dengan menggunakan herbal alami seperti madu, zaitun, habbat, bidara, dll yg diberkahi kemudian herbal tersebut dibacakan ayat2 ruqyah yang berguna untuk :
- melancarkan peredaran darah
- memperbaiki sel sel tubuh yg dirusak syaitan
- menambah stamina dll

*7. Ruqyah Lahir Bathin*
- Taskyatun Nafs ( penyucian jiwa) hal ini bisa di dapat dipelatihan rehab hati
- Taubatan Nasuha
- Hijrah : merubah orientasi hidup dan merubah orientasi hati untuk ke akhirat
- Ritul Sunnah : zikir pagi petang, sholat dhuha, qiamul lail, sedekah, puasa sunnah dll
-- Memperbaiki tauhid ( keyakinan)
* akidah : sabar
* syariah : sholat, puasa, hijab, haji dll
*sunah : ruqyah, zikir, bekam, herbal

Wassalam

Ruqyah Anak Nakal

Saturday, February 2, 2019

RUQYAH ANAK NAKAL

Setiap orang yang meminta tolong ruqyah,
Pasti selalu mengadu untuk pembenaran.
Apalagi menyangkut keluarga serta anak-anak.

Bila punya buah hati yang bandel,
Nakal nggak ketulungan,
Keluyuran tiap malam,
Sering bolos sekolah,
Selalu membantah orang tua,
Diminta solat aja ngeyel minta Ampun,
Siapa orang tua yang tidak stress ??
Pasti deh pusing pala berbie dan tujuh keliling.

Beberapa Hal kenakalan remaja membuat emosi orang tua,
Tidak habis pikir melihat kondisi anak,
Berbagai upaya di lakukan,
Baik secara halus atau kasar sekalipun, seperti :
Ancaman
Intimidasi
Fisik
Pukulan
Pembatasan aktivitas
Pengurangan uang jajan
Dsb.

Apakah sepenuhnya salah anak ?

Mungkin contoh kondisi masalah di bawah ini bisa menjadi renungan.

* suatu ketika datang ke rumah Terapi GTQ satu keluarga lengkap,
Suami - istri beserta beberapa anaknya,
Minta Ruqyah sekeluarga terutama kusus untuk anaknya.
Ayahnya mengadukan tingkah polah anaknya yang super bandel.
Maklum anak ABG,
Masih kelas 3 smp,
Suka bolos sekolah
Keluyuran malam
Balap liar
Ikut pergaulan nakal
Membantah orang tua
P4 ( Pergi Petang Pulang Pagi )
Apalagi ibadah, ingat aja nggak, apalagi melaksanakan.

Sebelum mulai proses ruqyah,
Saya ajak terlebih dulu anaknya,
Ngalor ngidul mengajukan pertanyaan,
Bisa dijawab juga dengan lugas.

Selama proses Ruqyah,
Tidak ada tanda frontal atau reaksi keras,
Kami istirahat kan sambil kami pijit beberapa titik tertentu.
Tetap saja tidak ada reaksi yang menghebohkan.

Kami bertanya keseharian ayahnya,
Bila kerja pulangnya larut malam,
Lebih banyak aktivitas di luar,
Jarang santai bersama keluarga,
Tahunya kondisi rumah harus beres.

Kita tanya : pak, berapa kali membelai rambut anak dan bercanda ?
Jawab : jarang pak.

Kami lanjutkan jawab :
Tahu tidak pak,
Kalau anak bapak itu cari perhatian,
Apa yang dia perbuat dari kenakalan nya tidak lain karena ingin di perhatikan.
Anak bapak itu lho bingung,
Teman-teman di sekolah pada asyik cerita mengenai ayah mereka,
Pada bangga punya ayah penuh kasih sayang,
Sedangkan anak bapak minder,
Apa yang bisa di banggakan dari ayahnya,
Bercengkerama tidak,
Saling bercanda nggak,
Bersama-sama pun jarang,
Maka dia cari pelarian agar di perhatikan.

Mendengar penuturan kami,
Si ayah terdiam,
Mukanya tegang,
Si anak berlinang air mata,
Nggak tahu lagi mau bagaimana.

Akhirnya kami mediasi agar si bapak meminta maaf,
Susasana pun cair,
Setelah itu,
Kami pun berharap keluarganya lebih harmonis.

*Besok nya ada lagi kondisi yang sama,
Orangtua mengadukan kenakalan anaknya,
Wes lah,
Langsung sesi konseling saja,
Begitu kami selesai terapi,
Kami katakan pada ortunya,
" Pernah tidak pak,
Anda memberikan kepercayaan penuh kepada anak,
Anak anda ini pintar,
Tapi jarang di hargai.
Kebaikannya jarang anda sebut,
Tapi kalau sudah melakukan kesalahan,
Anda ceritakan semua kesalahan anak anda pada semua tetangga sehingga jadi bahan gunjingan,
Sehingga membuat dia merasa tidak betah dirumah dan tidak mau patuh terhadap orang tua.

Mendengar itu,
Si anak cuma sesenggukan aja,
Ortunya malah bengong,
Di kira bisa dapat pembelaan,
Malah dapat mediator netral,
Akhirnya lagi-lagi orang tuanya kami suruh minta maaf.

*Berikutnya ada lagi kejadian serupa,
Orangtua mengadu kekurangan anak nggak ada habisnya,
Nggak mau sholat pak ustadz,
Melawan mulu sama orang tua,
Pernah malah ngajakin berantem sama ortu sendiri,
Kagak mau nikah / berkeluarga,
Sering bengong dan melamun,
Suka menyendiri dan ngomong sendirian,
Kita kan kawatir dia kenapa-napa.

Okelah,
Lanjut lagi Ruqyah Tazkiyah,
Selesai sudah prosesnya,
Giliran kita yang jadi penyidik
He he.

Bapak solat 5 waktu nggak ?
Nyengir juga bapak itu jawab : kadang - kadang pak
Lho kok bisa nyuruh-nyuruh anaknya solat ?
Bapak : kalau udah bejat, ya cukup saya saja sih pak,
Anak saya jangan kayak bapaknya.

Wow,
(ngayal nih yee, gerutu kami dalam hati )
Pak, yang pertama anak ini tertekan,
Setiap aktivitas selalu bapak kontrol dan tentukan,
Dia tidak punya kebebasan menjalankan hidupnya sendiri,
Setiap orang punya visi dan misinya,
Mereka memiliki kreativitas dan dan rasa nyaman dalam berkarya,
Tidak mesti anak pejabat, dia harus jadi pejabat juga,
Banyak yang milih jadi pengusaha atau aktivitas lainnya,
Lalu dalam ibadah,
Perbuatan anda itu jadi dalil atau alasan anak untuk membantah,
Lha wong nggak sholat kok nyuruh-nyuruh,
Jadinya ya berantem.

Si bapak cuma manggut-manggut mesem dan nyengir,
Di tambah agak bengong dengerin ceramah kepanjangan.

Kisah diatas hanya beberapa kejadian saja,
Masih banyak kisah pilu dari setiap tamu yang datang ke Rumah GTQ.
Ada saja cerita pribadi :
1. Tidak diakui sebagai anggota keluarga.
2. Anak kandung bagai anak tiri.
3. Tidak pernah dihargai apapun kebaikannya.
4. Dikucilkan oleh semua anggota keluarga termasuk oleh ortunya.
5. Didekati ketika ada maunya, terutama kalau butuh uang saja.
6. Menanggung beban psikis karena keluarga broken home
7. Dibedakan kasih sayang diantara saudara.
8. Nombokin hutang orang tua yang gemar Cari pinjaman tidak jelas.
9. Di kejar debt collector karena sengketa hutang yang tidak diketahui.
Dan masih banyak lagi lainnya yang tidak bisa ditulis.

Semoga kita bisa menjadi orang tua yang bijak,
Setiap keburukan akan kembali kepada diri kita sendiri.

Teringat Seperti yang terjadi di zaman Khalifah ‘Umar ibn Khaththabradhiallahu ‘anhu.
Seseorang pernah datang kepada ‘Umar ibn Khaththab radhiallahu ‘anhu dan mengadukan anaknya,
“Anakku ini benar-benar telah durhaka kepadaku.”
Umar ibn Khaththab pun berkata kepada sang anak,
“Apakah engkau tidak takut kepada Allah dengan durhaka kepada ayahmu, Nak?
Karena itu adalah hak orang tua,”
“Wahai Amirul Mukminin,
Bukankah anak juga punya hak atas orang tuanya?”
balas sang anak membela diri.
“Benar,
haknya adalah memilihkan ibu yang baik,
memberi nama yang bagus,
dan mengajarkan Al-Kitab (Al-Quran).”
“Demi Allah,
1. ayahku tidak memilihkan ibu yang baik.
Ibuku adalah hamba sahaya jelek berkulit hitam yang dibelinya dari pasar seharga 400 dirham.
2. Ia tidak memberi nama yang baik untukku.
Ia menamaiku Ju’al.
3. Dan dia juga tidak mengajarkan Al-Quran kepadaku kecuali satu ayat saja.”
Ju’al adalah sejenis kumbang yang selalu bergumul pada kotoran hewan.
Bisa juga diartikan seorang yang berkulit hitam dan berparas jelek atau orang yang emosional.
( Al-Qamus Al-Muhith, hal. 977).
‘Umar menoleh ke sang ayah dan berkata,
“Engkau mengatakan anakmu telah durhaka kepadamu tetapi engkau telah durhaka kepadanya sebelum ia mendurhakaimu.
Enyahlah dari hadapanku!”
(As-Samarqandi, Tahbihul Ghafilin, 130)

Semoga beberapa keadaan diatas memberikan Ibrah dan Hikmah bagi semua orang tua,
Untuk selalu muhasabah dan koreksi diri.
Banyak kesimpulan yang di petik :
1. Keluarga lebih utama daripada Harta
2. Kebersamaan anggota keluarga menjadi keharmonisan rumah tangga.
3. Kepala keluarga harus pandai membagi pekerjaan dan keluarga.
4. Jangan terlalu mudah menyalahkan keadaan seseorang.
5. Tidak perlu menuntut kesempurnaan karena setiap orang punya keahlian tersendiri.
6. Anak yang baik juga hasil didikan orang tua yang baik.
7. Sikap anak adalah cerminan dari orang tuanya.
8. Pendidikan utama bagi buah Hati ada dirumah dan keluarga, bukan sekolahan, tempat penitipan anak atau baby sister.
9. Berikan contoh kebaikan pada buah hati melalui amalan, bukan hanya lisan.
10. Anak lebih cepat merekam dari perilaku orang tua, bukan nasihat atau ceramah yang panjang.
11. Bila anak dianggap nakal dan bandel, segera muhasabah, adakah tingkah laku anda masih salah ?
13. Berikan kepercayaan pada anak untuk kreatif selama masih di jalur syar'i.
14. Tidak boleh membicarakan kejelekan anak atau keluarga pada orang lain, karena sama saja dengan menceritakan aib sendiri.
15. Semua pendidikan juga tergantung niatnya, jika niatnya hanya ngirit, efisien atau terpaksa, walau dimasukkan pesantren pun setelah lulus tidak ada bedanya.
16. Anak itu amal shaleh orang tua,
Utamakan akhirat,maka dunia pasti dapat.

Barakallah semuanya,
Semoga kita menjadi orang tua yang shaleh dan shalehah.

RUQYAH MILIK UMMAT
BUKAN MILIK USTADZ
------------------------------------------
https://www.facebook.com/GriyaTazkiyahQurani/?eid=ARD45VmzD3bNe5NjQqoBruB4XsWVh-nHU6ynBqXxgTK5NgppF7iLBv8I5a7lCu02Upo6v5KZH2RDf45q&fref=tag

Perbedaan Antara Hasad dan Ain

Friday, January 11, 2019

PERBEDAAN ANTARA ‘HASAD DAN ‘AIN

Mayoritas orang dibuat bingung dengan perbedaan antara hasad dan ‘ain. Padahal, perbedaan antara keduanya sangatlah jelas, segala puji hanya bagi Allah.

Pertama: Pendengki (al-haasid) lebih umum dari orang yang menimpakan ‘ain (al-‘aa’in). Seorang pendengki belum tentu juga sebagai penebar ‘ain. Kadang seseorang mendengki orang lain tanpa menimpakan ‘ain padanya; atau tanpa mencelakakannya. Hal itu dikarenakan dengki adalah penyakit hati yang membuat penderitanya merasa iri tatkala melihat banyaknya nikmat yang diberikan pada orang lain, dan ia mengharap agar nikmat tersebut hilang dari orang itu. Iadi, penyakit hasad bersarang di dalam jiwa yang dengki lagi busuk. Karena itu, dalam surat Al-Falaq disebutkan permohonan perlindungan (isti‘adzah) dari pendengki. Bila seorang muslim memohon perlindungan dari keburukan pendengki, maka otomatis sudah termasuk memohon perlindungan dari keburukan orang yang menimpakan ‘ain. Inilah bukti universalitas dan kemukjizatan Al-Qur‘an. Adapun ‘ain, terkadang ia juga berasal dari orang yang shalih.

Kedua: Ada kesamaan dalam beberapa hal antara hasad dan ‘ain. Begitu pula ada beberapa hal yang berbeda antara keduanya.

1. Sumber perkara. Dengki bersumber dari terbakarnya hati karena melimpahnya nikmat atas orang yang didengki, sehingga si pendengki mengharapkan hilangnya nikmat dari orang yang didengki. Sedangkan ‘ain, sumbernya adalah ketakjuban dan kekaguman. Karenanya, terkadang ‘ain bisa menimpa benda mati, seperti: hewan, pohon, atau harta benda. Terkadang pula ‘ain bisa mengenai anak-anaknya,  istrinya, atau bahkan dirinya sendiri. Maka tatkala seseorang menatap sesuatu dengan tatapan mata yang tajam dan penuh rasa takjub; disertai dengan perasaan jiwa yang dapat mengadaptasikannya, lalu dibidikkan pada obyek, maka haI  itu akan membekas pada obyek ‘ain yang dibidik.

2. Pendengki bisa mendengki sesuatu yang diprediksi bakal  terjadi, sebelum sesuatu itu terjadi. Sedangkan penebar ‘ain hanya dapat mengarahkan ‘ain terhadap sesuatu yang sudah ada.

3. Pendengki mengkondisikan dirinya, dan mengarahkan pandangan jiwanya pada yang ia dengki, baik orang itu ada di hadapannya ataupun tidak. Sebab, dengki berasal dari jiwa yang busuk namun kuat. Sedangkan penebar ‘ain, maka jiwanya mengkondisikan sedemikian rupa saat bertatap muka dengan sasaran ‘ain atau saat melihatnya.

Sumber:
📚Al Ilaj bil Qur'an: ma'a qashash. "Hishah binti Rasyid al Mazyad"

✍ulang oleh Abu Azka

Bahaya Penyakit Ain

💦 *Bahaya Penyakit ‘Ain (Pengaruh Pandangan Mata Dengki atau Takjub)*

Percakapan yg mengandung pengaruh 'Ain

 Ibu A : “Ini loh, anak saya belum genap dua tahun paling pintar diantara teman – teman sebayanya. Sudah bisa lari – lari, udah pinter ngomong, makannya lahap, makanya badannya montok. Duh, senengnya…”

Ibu B : “Baguslah, iya Si A emang pinter ya? Anak saya malah baru bisa jalan lebih dari 15 bulan. Makannya juga susah banget nih…”

Malamnya, si A rewel tidak seperti biasanya. Tidak mau menyusu. Kejadian itu berlangsung terus menerus hingga beberapa bulan lamanya. Tibalah waktunya si A disapih, namun dia masih enggan makan. Sepanjang malam rewel tanpa sebab, sehingga membuat badannya kurus kering. Sering sakit dan tidak lincah seperti sebelumnya. Setelah periksa ke DSA (Dokter Spesialis Anak), sang Dokter pun mengatakan tidak ada indikasi medis apapun.

Apa itu Penyakit ‘Ain?

Secara harfiah, penyakit ‘Ain itu diambil dari kata ‘ana-Ya’inu (bahasa Arab) artinya apabila ia menatapnya dengan matanya. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, kemudian diikuti oleh jiwanya yang keji, kemudian menggunakan tatapan matanya itu untuk menyampaikan racun jiwanya kepada orang yang dipandangnya. Sehingga, apa yang dilihat oleh hati yang hasad dapat membahayakan orang lain.

Penyakit ‘Ain bukanlah penyakit medis, tetapi dapat mengganggu kesehatan orang yang terkena ‘Ain. Yang paling rentan terkena penyakit ‘Ain adalah anak – anak dan balita, karena mereka masih lemah dan belum bisa membentengi dirinya sendiri dari pengaruh jahat di sekitarnya. Tidak menutup kemungkinan, akan menimpa orang dewasa, ibu hamil, hewan, bahkan harta benda.

Dari Ilustrasi kasus di atas, terlihat jelas bahwa Ibu A tengah menceritakan tentang kepintaran anaknya kepada Ibu B. Namun, kondisi anak Ibu B tidaklah lebih baik dari Si A. Secara tersirat, Ibu B merasa iri dengan perkembangan Si A yang bagus. Dari perbincangan inilah, panah hasad mengenai si A. Sehingga, menyebabkan malamnya si A rewel. Padahal, dari lisannya meluncurkan pujian, namun disertai rasa dengki, yang tentu saja, setan turut berperan dalam membidikkan panah ‘Ain, hingga mengenai sasarannya.

Penyakit yang diderita anak-anak tidak semuanya bisa dideteksi dengan ilmu kedokteran. Ada juga sebab syar’i yaitu penyakit ‘ain. Sebagaimana pernah terjadi di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pernah melihat anak perempuan di rumah Ummu Salamah istri beliau. Di wajah anak itu ada warna kehitaman. Beliau kemudian berkata kepada Ummu Salamah,“Ruqyahlah dia, karena dia terkena ‘ain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Qoyyim rohimahulloh mengatakan bahwa penyakit ‘ain ada dua jenis, yaitu ‘ain insi atau ‘ain yang berunsur manusia, dan ‘ain jinni atau ‘ain yang berunsur jin.

Dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Al-Bukhori dan Muslim serta yang lainnya, diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melihat seorang budak wanita di rumahnya yang wajahnya terlihat kusam. Beliau berkata, ”Ruqyah wanita ini, ia terkena ‘ain.

Apakah Penyakit ‘Ain Benar Adanya?

Secara hakiki Penyakit ‘Ain itu benar adanya. Dari Ibnu Abbas Radhyallahu ‘anhumma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “’Ain itu benar adanya, andaikan ada sesuatu yang dapat mendahului taqdir maka ‘ain akan mendahuluinya, dan apabila kalian diminta untuk mandi maka mandilah.” (HR. Muslim).

“Al-‘Ain adalah benar yang didatangkan oleh syaitan, dan oleh kehasadan anak adam”(Imam Ahmad)

Penyakit ‘ain itu benar-benar ada dan bukan khurafat yang dihubung-hubungkan dengan pujian. Sebagaimana anggapan sebagian besar masyarakat Indonesia bahwa pujian kepada seorang anak akan menyebabkan sakit. Jadi bukan pujian yang menyebabkan dampak buruk bagi anak yang dipujinya, melainkan bermula dari pandangan mata sang pemujinya, baik pujian itu karena ada rasa iri atau karena benar-benar ada kekaguman.

Bagaimana Cara Kerja Penyakit ‘Ain?

Ibnu Hajar berkata : “Sebagian orang merasa bingung, mereka bertanya: ‘Bagaimanakah cara kerja ‘ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yan

g jauh?’. Sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena ALLAH menciptakan di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenarnya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berperisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa”.

Oleh karenanya, panah yang keluar dari mata adalah panah berupa ungkapan tentang sifat seseorang, ia adalah racun lisan, buktinya adalah seorang yang buta bisa menimpakan penyakit ‘ain kepada orang lain, dan Setan yang selalu mengintai melahap ungkapan lisan yang tidak dibarengi dengan menyebut nama ALLAH sehingga bisa berpengaruh pada jasad orang yang didengki dengan izin ALLAH jika jasad tersebut tidak dibentengi (dengan Dzikir dan Wirid).

Ibnu Qoyyim rohimahulloh mengatakan bahwa terkadang seseorang bisa mengarahkan ‘ain kepada dirinya sendiri. Pelakunya termasuk jenis manusia yang paling jahat.

Ibnu Jauzi berkata : “Pandangan baik yang bercampur dengan hasad, iri, dengki dan kejelekan lainnya terjadi karena orang yang memandang tersebut memiliki tabiat dan perilaku yang jelek, laksana sesuatu yang beracun (yang mulai mengalir di dalam tubuh).

Namun terkadang pengaruh buruk ‘ain terjadi tanpa kesengajaan dari orang yang memandang takjub terhadap sesuatu yang dilihatnya. Lebih dari itu pengaruh buruk ini juga bisa terjadi dari orang yang hatinya bersih atau orang-orang yang sholih sekalipun mereka tidak bermaksud menimpakan ‘ain kepada apa yang dilihatnya. Hal ini pernah terjadi diantara para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, padahal hati mereka terkenal bersih, tidak ada rasa iri atau dengki terhadap sesamanya. Akan tetapi dengan izin Alloh dan takdirnya, pengaruh buruk ‘ain ini dapat terjadi diantara mereka.

Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad (4: 153) berkata,

ونفس العائن لا يتوقف تأثيرها على الرؤية ، بل قد يكون أعمى فيوصف له الشيء فتؤثر نفسه فيه وإن لم يره ، وكثير من العائنين يؤثر في المعين بالوصف من غير رؤية

“’Ain bukan hanya lewat jalan melihat. Bahkan orang buta sekali pun bisa membayangkan sesuatu lalu ia bisa memberikan pengaruh ‘ain meskipun ia tidak melihat. Banyak kasus yang terjadi yang menunjukkan bahwa ‘ain bisa menimpa seseorang hanya lewat khayalan tanpa melihat.”

Pada umumnya reaksi pengaruh pandangan mata ini lebih cepat terjadi kepada orang-orang yang “kosong” dari dzikir kepada Allah swt. Allah berfirman di dalam Alqur’an yang artinya: “Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mata mereka, tatkala mereka mendengar Al-Qur’an dan mereka berkata : “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila)”.” (QS. Al-Qalam : 51).

Imam Al-Qasthalani berkata : Apabila seseorang itu melihat sesuatu kepada orang lain dengan penuh kekaguman (tanpa dibarengi dzikrullah) maka bisa terjadi suatu bahaya kepada orang yang dipandangnya. Dan pandangan orang itu seperti panah beracun yang siap untuk menikam korbanya!!

Bagaimana Cara Mengetahui Seseorang Terkena ‘Ain?

A. Pada Orang Dewasa Yang sehat Jasmani

1.) Kepala pusing

2.) Wajah yang menguning

3.) Banyak berkeringat

4.) Banyak Kencing

5.) Sering ingin muntah dan menguap

6.) Sedikit tidur atau banyak tidur

7.) Tidak mempunyai nafsu makan

8.) Basah pada kedua tangan dan kaki yang disertai dengan kesemutan, hati bergetar, perasaan takut yang tidak normal, marah dan temperamental yang berlebihan, sedih dan sempit di dalam dada.

9.) Nyeri pada bagian punggung dan antar kedua pundak

10.) Tidak bisa tidur pada waktu malam

Tanda – tanda di atas terkadang ada baik semua maupun sebagian, tergantung pada kekuatan ‘ain tersebut dan banyaknya oran

g yang menyebabkan penyakit ‘ain, sebagaimana tanda – tanda ini juga terdapat pada orang yang tidak terkena penyakit ‘ain atau karena orang tersebut dijangkiti penyakit medis pada anggota badan atau jiwanya.

B. Pada Bayi, Balita dan Anak – anak

1.) Tangisan yang tidak wajar yang tidak kunjung hentiAisyah Radhiyallahu ‘anha berkata : “Suatu ketika Nabi masuk (rumahnya) kemudian mendengar bayi sedang menangis. Beliau berkata,”Mengapa bayi kalian menangis? Mengapa tidak kalian bacakan ruqyah – ruqyah (supaya sembuh) dari penyakit ‘ain?) (Shahihul jami’ 988 n0.5662)

2.) Kejang-kejang tanpa sebab yang jelas

3.) Tidak mau menyusu kepada ibunya tanpa sebab yang jelas

4.) Kondisi tubuh yang sangat kurus kering. Dari Jabir Radhiyallohu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberi rukhshoh (keringanan) bagi anak-anak Ja’far memakai bacaan ruqyah dari sengatan ular. Beliau berkata kepada Asma’ binti Umais, ”Mengapa aku lihat badan anak-anak saudaraku ini kurus kering? Apakah mereka kelaparan?” Asma’ menjawab : “Tidak, akan tetapi mereka tertimpa ‘Ain.” Kata beliau, ”Kalau begitu bacakan ruqyah bagi mereka!” (HR Muslim, Ahmad dan Baihaqi).

*Perbedaan ‘Ain dengan Sihir*

1. Bahwa pengaruh ain lebih berbahaya dari sihir
2. Kasus sihir ada expirednya sedangkan ‘ain tidak
3. Kasus sihir sengaja dimaksudkan untukmencelakakan, sedangkan al-‘ain tidak dimaksudkan untuk mencelakai bahkan bisa timbul dari ayah/ibunya sendiri
4.Sihir tidak dilakukan kecuali oleh orang JAHAT… sdangkan al-‘Ain bisa mlesat dari mata orang yang SHALEH
5.Saking bahayanya al-‘Ain sampai2-sampaiRasulullah bersabda :
أكثر من يموت من امتي بعد قضاء الله و قدره بالعين
“Kebanyakan yang mati pada ummatku setelah qadha dan qadarnya Allah adalah karena pengaruh pandangan mata jahat” (HR.Bukhari)

Indikasi Penyakit karena ‘ain menurut ‘ulama’
1. Rasa sakit yg berpindah – pindah di badan
2. Sebagian besar penyakit kanker/tumor/benjolan
3. Penyakit asma
4. Lumpuh mendadak
5. Mandul
6. Diabetes
7. Tekanan darah tidak stabil
8. Datang bulan tidak teratur
9. Beberapa penyakit dalam seperti usus
10. Beberapa penyakit kejiwaan, seperti sempit hati, was-was, linglung, dsb

Ciri-ciri seseorang yg sudah terkena ‘ain
* Kepala pusing
* Rasa sakit kepala yg berpindah-pindah
* Warna wajah kekuning-kuningan, kadang kemerah-merahan bercampur hitam
* Banyak keluar keringat
* Sering buang air kecil
* Sering ingin muntah
* Tidak ada nafsu makan
* Kedua tangan dan kaki sering berkeringat disertai kesemutan
* Kesemutan
* Rasa panas / dingin di beberapa bagian tubuh
* Jantung berdebar
* Rasa sakit yg berpindah-pundah atau nyeri pada bagian. bawah punggung dan bahu
* Rasa sedih
* Dada sesak
* Berkeringat di malam hari
* Rasa takut yg berlebihan
* Temperamental
* Sering cegukan
* Sering menguap dan Mendesah
* Menyendiri dan suka mengurung diri

* Rasa lemas dan malas
* Rasa ingin tidur terus atau sedikit tidur
* Susah tidur malam
* Badan kurus/susah gemuk
* Ada masalah kesehatan tanpa penyebab yg jelas dan sulit diobati scara medis
*Gatal-gatal pada kulit
*Anak tiba-tiba sering rewel sulit diatur

(Sumber diambil dari kitab “Min asbaabi daf’i al-bala’ karya syaikh Abdullah bin Muhammad As Sadhan dan “Al Ma’iin Fii ‘Ilaaj As Sihr Wal Mass Wal ‘Ain karya syaikh Abu ‘Azzam Musa)

Bagaimana Upaya Orang Tua Agar Anak Terhindar Dari Penyakit ‘Ain?

1. Hendaklah orang tua membiasakan diri mereka membentengi anak-anaknya dari bahaya ‘ain dengan ruqyah-ruqyah (bacaan-bacaan) yang diajarkan dalam Islam. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu allaihi wa sallam memohon perlindungan ALLAH untuk Hasan dan Husain dengan doa :

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

“U’idzukuma bi kalimaatillaahit taammati min kulli syaithonin wa haamatin wa min kulli ‘ainin laamatin.”

“Aku berlindung kepada ALLAH untuk kalian berdua dengan kalimat – kalimat ALLAH yang sempurna dari segala syaitan, binatang yang berbisa dan pandangan mata yang jahat.” (HR. Abu Daud)

2. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Imam Ibnul Qoyyim dalam

elalui televisi, atau terkadang hanya mendengar ciri-cirinya, kemudian orang itu terkena ain. Kita memohon keselamatan kepada Allah.”

Kemudian beliau mengingatkan,

وننبه إلى أن بعض الناس يستسلم للوساوس والهواجس ، ويظن أنه سيصاب بالعين كلما رزق نعمة ، أو جاءه خير ، وهذا من الضعف والعجز ، فإن المؤمن لديه من الأسلحة ما يتحصن بها من شر العين والحسد والسحر ، فعليه أن يتوكل على ربه ، ويعتصم به ، ويداوم على الذكر الواقي من تلك الشرور

”Kami ingatkan, sebagian orang telah menjadi korban was-was dan bisikan. Dia selalu dihantui dengan perasaan seolah terkena ain ketika mendapat rizki atau mendapat kabar baik. Semacam ini termasuk kelemahan mental. Karena setiap mukmin memiliki senjata yang bisa dia gunakan untuk melindungi dari ain, hasan dan sihir. Karena itu, selayaknya dia bertawakkal kepada Allah, memohon perllindungan kepadanya, dan merutinkan dzikir sebagai benteng dari semua kejahatan tersebut.” (Fatwa Islam, no. 122272)

Sikap Terbaik Dalam Menyikapi Bahaya ‘Ain

Perlulah kita selalu mengingat, bahwa sekalipun kita mengetahui bahaya ‘ain memiliki pengaruh besar dan berbahaya, namun tidaklah semua dapat terjadi kecuali dengan ijin ALLAH Subhanahu wa Ta’ala. Dan kita sebagai orang Islam tidaklah berlebihan dalam segala sesuatu. Termasuk dalam masalah ‘ain ini, maka seseorang tidak boleh berlebihan dengan menganggap semua kejadian buruk berasal dari ‘ain, dan juga tidak boleh seseorang menganggap remeh dengan tidak mempercayai adanya pengaruh ‘ain sama sekali dengan menganggapnya tidak masuk akal. Ini termasuk pengingkaran terhadap hadits-hadits shahih Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam. Sikap yang terbaik bagi seorang muslim adalah berada di pertengahan, yaitu mempercayai pengaruh buruk ‘ain dengan tidak berlebihan sesuai dengan apa yang dikabarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Wallahu a’lam bishawb

✏Abi Dzaki (Mishbahul Khoir)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Roqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger