Tetesan Air Mata Ramadhan

Sunday, May 2, 2021

ㅤ┏━━━━🕌🕋🕌━━━━┓⁣⁣⁣⁣⁣⁣
ㅤ🎥 بسم الله الرحمن الرحيم🎙⁣⁣⁣⁣⁣⁣
ㅤ┗━━━━🕌🕋🕌━━━━┛⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣
🌙〰 🌃 TETESAN AIR MATA RAMADHAN 😭
🌐 t.me/IslamAdalahSunnah/3461

Segala puji bagi Allah...
yang tidak melupakan hamba yang mengingat-Nya...
yang tidak mengabaikan permintaan hamba-Nya...
yang memberikan balasan berupa kebaikan-Nya...
sumber segala kebaikan yang tidak pernah putus...
sumber segala nikmat yang tidak pernah habis...

Ya Allah, betapa banyak nikmat-Mu kepadaku,
namun sangat sedikit sekali yang aku syukuri...
Begitu banyak ujian dan cobaan yang Engkau turunkan, namun diriku belum bersabar diri...

Ya Allah, jadikanlah nikmat yang Engkau berikan kepadaku sebagai sarana agar aku selalu tetap taat kepada-Mu, dan janganlah Engkau jadikan nikmat itu sebagai sarana untukku selalu bermaksiat, lupa diri, lalai dan sombong...

Ya Allah, apapun yang terjadi padaku, berilah kesempatan kepadaku untuk kembali bertaubat...
Ampuni sekecil apapun segala khilaf, salah dan dosaku, dan terimalah sekecil apapun semua kebaikan yang pernah aku lakukan...

Ya Allah, dengan Kemuliaan-Mu dan kehinaanku, dengan Kekuatan-Mu dan kelemahanku, serta dengan Kecukupan-Mu dariku dan kefakiranku kepada-Mu...

Hamba-hamba-Mu selain diriku sangatlah banyak, tapi aku tidak memiliki sesembahan selain Engkau...
Walau Engkau tidak membutuhkanku, tapi aku sangat membutuhkan-Mu...

Tiada tempat kembali dan menyelamatkan diri selain kepada-Mu...
Tiada lagi tempat mengadu dan bersandar selain hanya kepada-Mu...

Ya Allah, usahaku untuk meraih Surga-Mu sangatlah lamban, dan semangatku untuk menjauhkan diri dari api Neraka-Mu sangatlah lemah...

Aku tidak sabar atas panasnya matahari-Mu, lalu bagaimana mungkin diriku bisa sabar atas panasnya Neraka-Mu...?

Aku tidak sabar atas suara petir-Mu, lalu bagaimana mungkin diriku bisa sabar atas suara adzab-Mu...?

Jika yang bisa berharap kepada-Mu hanyalah orang yang baik, lantas kepada siapakah seorang pendosa berharap dan berdoa...?

Ampunan-Mu lebih luas dari pada dosa-dosaku, dan rahmat-Mu lebih aku harapkan dari pada amalanku...

Aku sujud sementara air mataku berlinang...
hatiku risau atas dosa yang telah diperbuat...
sedih terpejam dan penuh penyesalan...

Aku penuhi lagi panggilan-Mu...
Aku sambut lagi seruan-Mu...
Aku ikrarkan lagi janji kepada-Mu...
Aku hadirkan lagi hati untuk berdo'a dengan rasa takut, mencucurkan air mata dan bergemetarnya badan, maka terimalah taubat nasuhaku...

Terimalah shalatku, puasaku, ruku'ku, sujudku, bacaan al-Qur'anku, do'a-do'aku, dan seluruh amal shalihku meskipun sedikit dan belum sempurna...

Ya Allah, dengan kondisiku yang jauh dari rasa syukur kepada-Mu, maka janganlah Engkau usir diriku dari pintu rahmat-Mu...

Ya Allah, dengan kondisiku yang masih sulit untuk tersentuh dan menangis karena takut kepada-Mu, janganlah Engkau usir diriku dari pintu ampunan-Mu...

Ya Allah, jika Engkau tidak lagi memperdulikanku dan tidak lagi mengasihaniku yang selalu berlumuran dosa dan maksiat, maka kepada siapakah aku akan mengadu yang dapat menyelamatkanku dari adzab dan murka-Mu...?

Ya Allah, jika Engkau tidak lagi membuka pintu maaf-Mu kepadaku, niscaya diriku akan menjadi orang yang akan menjalani suu-ul khatimah, dan aku...dan aku...dan aku tidak menginginkannya...

🌐 Sumber Artikel: https://nasihatsahabat.com/tetesan-air-mata-ramadan/

✒ Ditulis oleh Ustadz Najmi Umar Bakkar, حفظه الله تعالى

☕ Silahkan disebarkan, mudah²an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.

🔰 @IslamAdalahSunnah

▪┈┈◈❂◉❖ 🕌 ❖◉❂◈┈┈▪​​​​​​​​​​​​​​

Bidara dan Penggunaannya Saat Ruqyah

Sunday, August 30, 2020

🌻 Bidara dan Penggunaannya ketika Ruqyah 🌻

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Tahukah bahwa ada daun yang merupakan ‘racun’ bagi bangsa jin? Daun ini in syaa Allah bisa digunakan untuk mengobati sihir dan gangguan jin, yakni daun bidara. Al Qur’an menyebutkan daun bidara di beberapa ayat:

“Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri…” (QS. al-Waqi’ah (56) : 27-29)

“Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Bidara.” (QS. Saba :16)

Bagaimana cara menggunakan daun bidara untuk mengobati sihir atau gangguan jin?

Wahb bin Munabih, salah seorang pemuka tabi’in yang ahli dalam sejarah dan ilmu kedokteran menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar daun bidara yang dihaluskan. Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi, surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

 
Al Qurtubi menceritakan dari Wahab untuk mengobati Sihir: “Diambil 7 helai daun bidara ditumbuk halus lalu dicampurkan air dan dibacakan Ayat Kursi dan diberi minum pada orang yang terkena sihir tiga kali teguk dan air di ember (yang telah dibacakan ayat-ayat dan juga dicampur bidara) dipakai untuk mandi, In syaa Allah akan hilang sihirnya.” “Dan diutamakan membaca Al Falaq, An Naas, juga ditambah Ayat Kursi karena ayat-ayat itu dapat mengusir Syaitan.”

(Tafsir Ibn Katsir Jilid Satu Terjemahan Singkat Halaman 171)

Selain untuk mengobati sihir dan gangguan jin, daun bidara juga bisa dipergunakan untuk orang yang baru masuk Islam (muallaf), wanita haid yang bersuci, dan juga untuk memandikan jenazah:

1. Mandi Dengan Air yang Dicampur Daun Bidara Untuk Mualaf
“Beliau masuk Islam, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk mandi dengan air dan daun sidr (daun bidara).” (HR. An Nasai no. 188, At Tirmidzi no. 605, Ahmad 5/61. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

2. Mandi Dengan Air yang Dicampur Daun Bidara Untuk Wanita Haid yang Akan Bersuci
‘Aisyah secara marfu’, “Salah seorang di antara kalian (wanita haidh) mengambil air yang dicampur dengan daun bidara lalu dia bersuci dan memperbaiki bersucinya. Kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya seraya menggosoknya dengan gosokan yang kuat sampai air masuk ke akar-akar rambutnya, kemudian dia menyiram seluruh tubuhnya dengan air. Kemudian dia mengambil secarik kain yang telah dibaluri dengan minyak misk lalu dia berbersih darinya.” ‘Aisyah berkata, “Dia mengoleskannya ke bekas-bekas darah.” (H.R. Muslim no. 332 dari ‘Aisyah)

3. Memandikan Jenazah
“Mandikanlah dengan mengguyurkan air yang dicampur dengan daun bidara tiga kali, lima kali atau lebih dari itu jika kalian anggap perlu dan jadikanlah yang terakhirnya dengan kafur barus (wewangian).”


Barokallahufikum
By : Info_BG

Beragam Bentuk Terapi Pendukung Ruqyah Syar'iyah

Thursday, August 6, 2020

 

1⃣ Teraphy air ruqyah & daun bidara

Air yang paling utama dipakai dalam teraphy ruqyah syar'iyyah adalah air zam-zam.

Tentang teraphy daun bidara, para 'ulama menjelaskan sebagai berikut,

"Dan diperbolehkan bagi kita membacakan do'a ruqyah syar'iyyah pada air yang suci dalam wadah yang bersih, kemudian memerintahkan orang yang sakit untuk meminumnya dengan keyakinan bahwa kesembuhan hanya dari Allah ﷻ

Dan diperbolehkan menumbuk tujuh lembar daun sidr (bidara), kemudian mengalirkan air padanya yang cukup untuk dipakai mandi & dibacakan dzikir-dzikir syar'i dari ayat-ayat Al-Qur'anul Kariim..."

(Fatawa ibn baaz 3/279)


2⃣ Teraphy ruqyah dengan tanah

Teraphy ruqyah dengan tanah dapat dilakukan berdasarkan hadits,

Rasulallah ﷺ bersabda,

"Debu tanah kami dengan air ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit di antara kami dengan izin Rabb kami".

(HR. Al-Bukhary, Ibn Hibban)

"Dengan nama Allah, dengan debu di bumi kami, dan dengan ludah sebagian kami, semoga sembuhlah penyakit kami dengan izin Rabb kami".

(HR. Muslim)


3⃣ Teraphy membasuh, merendam, memandikan orang yang sakit dengan air garam

Berdasarkan penjelasan para 'ulama, garam yang utama dipakai dalam teraphy ruqyah adalah garam gunung himalaya.

"Ketika Nabi ﷺ sedang shalat, beliau ﷺ digigit kalajengking. Setelah beliau selesai shalat, beliau bersabda,

'Semoga Allah melaknat kalajengking yang tidak membiarkan orang yang sedang shalat atau yang lainnya'

Lalu beliau ﷺ mengambil satu wadah air & garam. Kemudian beliau usap bagian anggota badan yang digigit kalajengking, seraya membaca surat Al-Kafirun, Al-Falaq & An-Nas".

(HR. Thabrani)


4⃣ Teraphy asupan makanan (kurma 'ajwah)

Rasulallah ﷺ bersabda,

"Barangsiapa setiap pagi mengkonsumsi tujuh butir kurma 'ajwah, maka pada hari itu ia akan terhindar dari racun & sihir".

(HR. Al-Bukhary)


5⃣ Teraphy bekam (al-hijamah)

Teraphy bekam merupakan teraphy detoksifikasi ala Nabi ﷺ.

"Sekiranya ada obat yang baik untuk kalian atau ada sesuatu yang baik untuk kalian jadikan obat, maka itu terdapat pada bekam..."

(HR. Al-Bukhary)


6⃣ Teraphy tekanan pada aliran darah

Teraphy ini dilakukan di antaranya dengan menekan aliran darah pada leher, ibu jari kaki, area telapak tangan, dan lain sebagainya dri titik-titik refleksi.

Karena syaithan berjalan melalui aliran darah.


7⃣ Teraphy usapan & pukulan ringan

Dalam teraphy ruqyah syar'iyyah, memukul pasien yang sebenarnya ditujukan pada jin, telah dicontohkan oleh Rasulallah ﷺ dan para 'ulama.


Syaikh Riyadh Muhammad Samahah dalam kitabnya mengutip riwayat-riwayat yang menunjukkan Rasulallah ﷺ pernah mengobati orang yang dirasuki jin dengan memukulnya.

Yang di antaranya diriwayatkan oleh Ibnu Majah (2/1175).


Pengaruh dari pukulan ini, sebagaimana sentuhan (khasiat bi iznillah) yang dicontohkan oleh Rasulallah ﷺ dalam sejumlah hadits,

Salah satunya hadits dari 'Utsman radhiyallahu 'anhu bahwasanya dia mengeluh kepada Rasulallah ﷺ tentang suatu penyakit, maka beliau ﷺ bersabda,

"Barangsiapa di antara kalian merasa kesakitan maka hendaklah meletakkan tangan kanan padanya dan hendaklah menyebut nama Allah (بسم الله) tiga kali dan berdo'a dengan,

'Aku berlindung kepada keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kutemukan dan kukhawatirkan'

Bacalah 7 kali".(HR. Muslim)


(Kitab Dalilul Mu'alijin bil Qur'anil Kariim)


وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب ...

Diagnosa Lokasi Persembunyian Jin dalam Tubuh

Monday, August 3, 2020

📮
*📝METODE TASKHISH UNTUK MENGETAHUI MARKAZ JIN DALAM TUBUH*

Bismillah...

Setelah sekian waktu saya agak pasif menulis tentang faidah pengobatan yg saya ambil dari para masyayikh dan kitab2 yg ada, maka pada hari ini atas rahmat Allah Ta'ala akan saya tuliskan tatacara mengetahui tempat persembunyian jin melalui gejala yg dialami pasien tanpa harus menekan-nekan hingga membuat sakit pasien atau membentak-bentak hingga membuat telinga terasa penging...

1.Jika mereka bersarang di PARU-PARU, maka manusianya akan terasa sakit di pundak,nafas pendek,banyak mengeluarkan balgham (dahak), batuk2, tangan dan kaki terasa dingin, telapak tangan panas, dan sering gelisah serta pelupa

2.Jika mereka bersarang dan menyerang USUS BESAR, maka manusianya akan merasa pundak kaku, sembelit, diare, kulit gatal, sakit gigi, sakit kepala, tenggorokan nyeri, mudah terserang flu, gampang ngambek

3.LAMBUNG : manusianya akan sering timbul sariawan di mulut, bibir kering, kelebihan atau kadang tidak nafsu makan, tangan dan kaki terasa berat, perut sering kembung, kulit berwarna kekuningan

4.LIMPA : sering diare, menstruasi tdk teratur, alergi air, obesitas, slalu ingin makan manisan, kaki sering dingin, sukar mencerna, sering kelelahan yg sangat

5.JANTUNG : Kulit memerah, jantung suka berdebar, tangan sama kaki terasa lemas, telapak tangan panas, hidung bengkak,insomnia, keringat terlalu banyak keluar, pemarah, suka sensi

6.GINJAL : Masalah pernapasan, kerongkongan bengkak, nyeri sendi, gangguan pada alat vital, gampang capek, lemas, sering cemas, berkeringat di malam hari

7.KANDUNG KEMIH : sering sakit kepala, leher kaku, punggung sakit, sering gugup dan cemas, gelisah, sering kencing, menguap terus, tangan sering gemetar sendiri...

Untuk lebih memantapkannya bisa langsung mengarahkan tiupan atau tangan ke area yg bersangkutan sambil diruqyah, insya Allah akan dikeluarkan penyakit beserta jinnya dari dalam tubuh oleh Allah Ta'ala...

Pelajari cara2 metode taskhish yg lain di kajian ARSYADA di kota2 anda....
smile emoticon

Barakallaahu fiikum...
Smoga yg secuil ini bisa bermanfaat bagi kita semua...

Muhibbukum fillah..
Khaadimul ummah, Muhammad Faizar Hidayatullah

Kisah Nyata Perang Tanding Pemilik Ilmu Kebal danAyat Kursy

Friday, July 31, 2020

💢ADMIN💢
:: DIAMBIL DARI KISAH NYATA ::

*PERANG TANDING PEMILIK ILMU KEBAL VS AYAT KURSI*

سم الله الرحمن الرحيم
ان الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور انفسنا وسيئات اعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادى له واشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله.اما بعد:

Sebelumnya saya ucapkan semoga saya dan semua sahabat-sahabatku tetap dalam lindungan Allah سبحانه وتعالى,dan semoga semua amal ibadah kita diterima. Aamiiiin.

Tulisan saya kali ini saya ambil dari kisah nyata pertemuan Syeikh Dr. Abdul Muhsih Al-Ahmad dan seorang tukang sihir dari Yaman yang sudah bertobat.

Pertemuan ini berlangsung di Dubai pada bulan Ramadhan tahun lalu. Tulisan ini sengaja saya terjemahkan karena saya anggap akan sangat bermanfaat bagi saya dan semua yang membaca tulisan ini.

Adapun judul aslinya adalah:

إعترافات ساحر عن قوة تأثير آية الكرسي على الجن

"Pengakuan tukang sihir tentang pengaruh ayat kursi yang dahsyat terhadap jin".

Jadi tulisan ini sekedar saya terjemahkan kisahnya dan in syaa Allah diakhir kisahnya saya tambahkan sedikit beberapa catatan dari kisah ini.

Untuk menghindari agar terjemahan ini tidak terlalu panjang, maka saya ambil yang penting-penting saja.

Mari kita ikuti kisahnya!

"Berkata Dr.Syeikh Abdul Muhsin Al-Ahmad kepada tukang sihir: " Saya tidak memiliki pengetahuan tentang sihir apalagi bergaul dengan tukang sihir,tetapi saya mengetahui dari firman Allah bahwa kalian tukang sihir itu orang-orang yang lemah.

Kalian menyadari bahwa sihir kalian hanya berpengaruh semata-mata karena izin Allah سبحانه وتعالى sebagaimana dalam firman-Nya:

وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ.

" Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah.(Albaqarah:102).

Kalian juga hanya mengingankan harta saja. Apakah anda ingat sesuatu yang terjadi pada anda mengenai yang saya katakan?" Tukang sihir menjawab: "Iya ada.

Suatu hari saya sedang memperagakan didepan orang banyak tentang kekebalan tubuh saya. Tubuh saya tidak bisa tertembus senjata tajam. Ditangan kanan dan kiri saya ada belati yang siap saya tancapkan ke dada dan perut saya.

Sayapun menancapkan belati tersebut bergiliran ke dada dan perut. Saya tidak terluka sama sekali dan hal ini membuat para penonton merasa kagum dan hampir tidak percaya.

Saya pun terus mengulang-ulang melakukan hal diatas. Para penonton semakin heran dan bertanya-tanya bagaimana bisa hal aneh ini terjadi!!

Tentu saya tidak akan terluka karena didada dan perut saya ada setan sebagai tameng agar saya tidaķ terluka sedikitpun.

قَالَ أَلْقُوا ۖ فَلَمَّا أَلْقَوْا سَحَرُوا أَعْيُنَ النَّاسِ وَاسْتَرْهَبُوهُمْ وَجَاءُوا بِسِحْرٍ عَظِيمٍ.

" Musa menjawab: "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (mena'jubkan)".
(Surah Al-A'raf:116).

Ketika saya akan mengulangi untuk menancapkan kedua belati ke perut, tiba-tiba masuk seorang pemuda kira-kira berumur 20 tahun dan dimulutnya terselip siwak.

Dia kelihatan agamis dengan jenggotnya yang lebat. Mataku terus tertuju pada pemuda ini sedangkan kedua belatinya akan tertancap keperutku.

Begitu belatinya sudah dekat dengan perutku, tiba-tiba pemuda ini mengeluarkan siwak dimulutnya dan membaca ayat kursi dengan keras dan kedua belati menancap keperut saya di barengi dengan darah yang muncrat dan rasa sakit yang tak tertahankan.

Tameng saya berupa jin-jin berlari dan meninggalkan saya. Begitu pemuda itu membaca ayat kursi mereka berlarian dan tubuh saya tanpa ada tameng lagi.

Sayapun digotong kerumah sakit dan dioprasi. Saya di sana selama tiga bulan baru sembuh. Selama dirumah sakit jin-jin saya datang menemui dan saya pun bertanya pada mereka, "kenapa kalian meninggalkan saya"?

Mereka menjawab, "Seandainya kamu melihat apa yang kami lihat ketika pemuda itu membaca ayat kursi yang membuat kami semua diusir dari tempat itu".

وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَىٰ أ

َدْبَارِهِمْ نُفُورًا.

" Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya".(Al-Israa:64).

Saya dan jin-jin menyusun rencana balas dendam pada pemuda itu. Kami sangat benci padanya.

Diantara kata-kata yang saya katakan pada jin-jin saya adalah, "Saat ini saya tidak menginginkan pekerjaan sihir atau yang lainnya dari kalian, tetapi keinginan saya hanya satu yaitu bagaimana kalian bisa membunuh pemuda itu".

Setan-setan saya berjanji akan membunuh pemuda itu dengan berbagai cara agar sakit hati saya bisa terbalas.

Mulai hari itu juga jin-jin saya pergi melaksanakan tugasnya. Mulai hari itu juga dan hari-hari berikutnya mereka kembali dengan nihil/tanpa bisa membunuh pemuda itu. Hal ini membuat saya heran dan menyuruh jin saya untuk mengambil pakaian bekas pemuda itu.

Sayapun mendapatkannya dan melakukan sihir untuk pemuda itu agar mati. Sebagaimana hasil usaha dari jin-jin saya yang nihil, saya pun tidak bisa mengirim sihir padanya.

Setelah saya pulang kerumah dan istirahat selama 3 tahun, dan selama itu juga, saya setiap hari mengirim jin-jin dan sihir pada pemuda itu, namun hasilnya tetap nihil.

Sayapun merasa heran dan bertanya pada jin-jin saya apa sebab kegagalan kalian juga kegagalan saya.

Mereka menjawab, "Setiap kali kami akan mendekatinya, kami tidak bisa mendekatinya seakan-akan ada penghalang yang mengelilinginya. Sebabnya adalah dia tidak pernah meninggalkan shalat.Dia pemuda yang bertaqwa.

إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ.

" Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat".(Al-Hijir:42).

Tukang sihir ini menceritakan semua ini dengan berlinang air mata dan penuh penyesalan. Perlu diketahui setelah dia bertobat, istri dan anak-anaknya tewas dibunuh oleh setan-setan yang tidak rela dengan pertobatannya.

Catatan penulis:

Diantara amalan yang akan membuat setan dan tukang sihir tidak berdaya adalah membaca ayat kursi dan menjaga shalat lima waktu dengan baik dan benar, terutama shalat subuh.

Bagi lelaki dilakukan secara berjamaah di masjid. Mungkin ada yang bertanya saya sudah baca ayat kursi dan selalu menjaga shalat tapi kenapa setan masih bisa mengganggu saya? Ini pertanyaan yang bagus!

Jawabannya adalah:

Ketika membaca ayat kursi apakah anda penuh perhatian terhadap apa yang anda baca?Apakah hati anda ikut membaca seperti yang dibaca lidah anda?Apakah anda memahami apa yang anda baca?

Jadi kegagalan kita dalam mengambil keberkahan dari bacaan yang kita baca adalah hati kita lalai. Lidah kita membaca namun hati kita entah pergi kemana.

Yaa hati kita sakit. Seandainya kita membaca alquran sebagaimana yang diinginkan oleh Allah, maka Dia akan menurunkan langsung keberkahan dari apa yang kita baca.

Seandainya kita menjaga shalat dengan baik dan benar, maka shalat itu akan menjadi najah/penyelamat dari keburukan dunia akhirat. Sayang sekali hati kita masih tidur. Hati kita sakit.

Hati kita penuh dengan dunia. Lalu kita mengeluhkan semua itu tidak memberikan keberhan apapun pada pelakunya. Ingat saudara/i ku jadilah pembaca yang faham. Jadilah pelaku ibadah yang berilmu.

Jangan menjadi ahlu ibadah yang jahil.

Kesimpulan dari kisah ini adalah terdapat dua ibadah yang dapat membuat setan-setan dan tukang sihir tidak dapat memberikan mudharat kepada kita yaitu:
AYAT KURSI DAN SHALAT.

Semoga bermamfaat.
Aamiiiin.

وصل الله على محمد وآله وصحبه وسلم.والحمد لله رب العالمين. والله اعلم

Disarikan oleh al akh Salahudin

Mengenal 10 Pintu Masuk Setan yg Perlu Diwaspadai

💢Mengenal 10 pintu masuk setan yang harus kita waspadai 💢

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Pintu Pertama:

Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.


Pintu Kedua:

Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه

“Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya.” (As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu Ketiga:

Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.


Pintu Keempat:

Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat sebagaimana dalam hadits:

فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِى الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia, dialah yang akan sering lapar di hari kiamat nanti.” (HR. Tirmidzi. Dalam As Silsilah Ash Shohihah, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu Kelima:

Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.


Pinta Keenam:

Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)


Pintu Ketujuh:

Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.


Pintu Kedelapan:

Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.


Pintu Kesembilan:

Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.


Pintu Kesepuluh:

Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain. 
Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya. 

Rujukan: Mukhtashor Minhajul Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisiy

t.me/bentengghaib

Doa Perlindungan yang Harus Dijaga

Sunday, July 12, 2020

DIANTARA DO'A PERLINDUNGAN YANG HARUS DI JAGA

Salahudin Sunan Alsasaki

Ingat..!! Jangan lupakan do'a perlindungan ini ya. Baca sekali pagi dan petang. Do'a ini sangat agung manfaatnya. Dengan izin Allah dilindungi dari segala keburukan. Harap di dawamkan. Berkah in syaa Allah. 

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ، وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَذَرَأَ وَبَرَأَ ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ، يَا رَحْمَنُ
"  Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak akan diterobos oleh orang baik dan orang durhaka, dari kejahatan apa yang diciptakan dan dijadikanNya, dari kejahatan apa yang turun dari langit dan yang naik ke dalamnya, dari kejahatan yang tumbuh di bumi dan yang keluar daripadanya, dari kejahatan fitnah-fitnah malam dan siang, serta dari kejahatan-kejahatan yang datang (di waktu malam) kecuali dengan tujuan baik, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih".( HR. Albaihaqi, dari Abdurahman bin Khanbasy radiallahu 'anhu).

✍: Catatan 1: Sebab dari adanya hadits  ( Asbabul wurud ) diatas adalah:
جَاءَتْ الشَّيَاطِينُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَوْدِيَةِ وَتَحَدَّرَتْ عَلَيْهِ مِنْ الْجِبَالِ وَفِيهِمْ شَيْطَانٌ مَعَهُ شُعْلَةٌ مِنْ نَارٍ يُرِيدُ أَنْ يُحْرِقَ بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَرُعِبَ. قَالَ جَعْفَرٌ: أَحْسَبُهُ قَالَ: جَعَلَ يَتَأَخَّرُ قَالَ: وَجَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ قُلْ. قَالَ: مَا أَقُولُ؟ قَالَ: قُلْ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ. فَطَفِئَتْ نَارُ الشَّيَاطِينِ، وَهَزَمَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَل
" Setan datang kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dari bukit-bukit, mereka bergemuruh dari gunung-gunung menuju beliau. Di antara mereka ada setan yang membawa obor hendak membakar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam merasa takut. Ja’far berkata: " saya menaksir (Abdurrahman bin Khanbasy) berkata: " Rasulullah mundur ". Abdurrahman berkata: " Lalu Malaikat Jibril datang dan berkata: " Wahai Muhammad, bacalah. Beliau bertanya: " Apa yang saya harus baca?"
Malaikat Jibril berkata: " Bacalah!"
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

فَطَفِئَتْ نَارُ الشَّيَاطِينِ، وَهَزَمَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَل
" Kemudian api setan padam dan Allah menghancurkan mereka".
✍: Catatan 2: Do'a ini juga bisa dibaca ketika melihat penampakan setan dan kita merasa takut, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam atas saran dari malaikat Jibril 'alaihis salam.
✍: Catatan 3: Bagi peruqyah bisa membaca do'a ini sebelum mulai melakukan ruqyah, atau dibaca ketika akan pergi ke rumah pasien agar dilindungi dari serangan balik dari setan dan tukang sihir.

Terakhir pahami do'a diatas dengan baik dan benar lalu amalkan. Berkah. Aamiin
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Roqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger