Sihir Elemen Air

Saturday, May 25, 2019

☆SIHIR ELEMEN AIR☆

Kemarin malam kami berkunjung ke RS Margono Purwokerto guna menjenguk saudara kami yg sedang sakit dan dirawat di sana...

Sakitnya aneh, dia merasakan gelisah dan kecemasan yg tiada hentinya, ditambah sakit perut serta rasa panas ketika kencing dengan hasil uji medis yg NORMAL tanpa ada penyakit apa2...

Akhirnya kami meruqyahnya dgn membacakan beberapa ayat ruqyah terkhusus surat alBaqoroh...

Saat diruqyah perutnya bergejolak dan mau muntah tp tertahan...

Maka kami bacakan ayat 72-73 surat al-Baqoroh...
Tepat di ayat 73 "wa inna minha lama yasyaqqoqu fayakhruju minhul maa'.."
Artinya :
" .. .Dan diantara bebatuan tsb ada yg PECAH mengeluarkan AIR..."

Maka dgn izin Allah ia muntah cairan kemerahan bersama banyak lendir dan isi makanan... insya Allah itu tanda bagus yg menunjukkan sedikit demi sedikit media sihir Allah keluarkan...

Alhamdulillah setelah diruqyah kondisi sudah mulai tenang dan bisa berjalan tanpa sempoyongan lg...

Namun pengobatan saudara kami msh hrs berlanjut dgn tahapan2 berikutnya hingga tuntas...

☆Catatan☆
《Ciri utama sihir masyrub jika diruqyah dia akan menahan media sihir keluar dari perut...
Biasanya akan tertahan kuat di area tenggorokan atau di ulu hati... maka utk penanganannya anda perlu bacakan ayat ruqyah di sebotol air utk diminumkan ke pasien.. kemudian nnt diminumkan dengan cara menyeruput..》

Ciri keluarnya media sihir ini akan terlihat muntahan berwarna aneh bersama isi makanan yg ada di perut dan lendir yg banyak...

Adapun ciri-ciri yg dirasakan sehari-hari bagi penderita sihir ini yg adalah sbg berikut :

1.Jika sihir yang dicampur melalui makanan dan minuman masih baru, maka akan timbul rasa sakit di perut yaitu rasa nyeri di lambung bersamaan dengan muntah-muntah hebat di permulaannya

2.Rasa mual yang kadang tertahan di tenggorokan saat mendengar ayat al-Qur’an, terutama ayat-ayat ruqyah syar’iyyah

3.Perut terasa selalu banyak anginnya, dan terkadang membuat terkentut setiap hbs wudhu dan di pertengahan shalat

4.Merasa ada yang berjalan di perut di saat ruqyah atau mendengarkan al-Qur'an.

5.Serasa ada bola di kerongkongan setiap membaca al-Qur'an.

6.Merasa ada hawa panas di ujung-ujung jari atau di seluruh tubuh terutama saat mendengarkan al-Qur'an.

7.Muncul bau tak sedap dari lambung (melalui mulut) dan akan bertambah busuk baunya ktika sedang diruqyah

8.Hilang nafsu makan, dan sangat benci dengan susu dan madu

9.Ada pula yang sulit BAB dalam waktu yg lumayan lama

10.Sakit yang amat sangat ketika haid

11.Lemah dalam penglihatan

12.Melihat di depan matanya seakan-akan ada rambut atau seutas tali yang terlilit, dan akan tambah jelas jika dipejamkan (sebagian kasus saja)

13.Korban akan merasa sakit di bagian inti sihir itu berada, walau hanya disentuh pelan…

14.Merasa sesak saat bernafas, bukan karena asma atau penyakit lainnya

15.Wajah menghitam, terutama di saat ruqyah. Dan di saat hilang sihirnya insya Allah wajah kembali berseri (ini bukan hanya utk sihir makanan dan minuman saja)

16.Sakit di bagian punggung bawah, terutama di bagian tulang ekor

17.Pembengkakan pada kaki dan tangan atau ditandakan pula dengan adanya lebam kebiru-biruan, dan di situlah pusat sihir berada (bisa diruqyah sambil dibekam)

18.Banyak mengeluarkan ingus dan meludah saat ruqyah, (ini juga berlaku untuk sihir masymum)

19.Rasa berat di badan, terutama daerah tengkuk dan kedua pundak

Orang-orang yg mengalami gejala di atas kebanyakan pernah meminum air dari "paratidaknormal" yg berdalih utk penyembuhan, atau memakan makanan yg sudah dimantrai saat kenaikan tingkat di perguruan kanuragan yang ia ikuti...

Untuk pengobatan :

1.Jaga sholat jama'ah bagi korban laki-laki, bagi yg perempuan sholat di awal waktu di dalam kamarnya saja..

2.Membaca surat al-Baqoroh atau mendengarkannya dengan penuh penghayatan di setiap harinya

3.Membaca ayat-ayat pelindung atau yg sering disebut 3 Qul (al-ikhlas, al-falaq, dan annaas) sebanyak-banyaknya di stiap harinya..

4.Menjaga keistiqomahan dlm berdzikir, terutama dzikir pagi petang

5.JANGAN DENGARKAN MUSIK SAAT MASA PENGOBATAN, atau menonton film yg dpt melalaikan dari mengingat Allah

6.Pahamkan pasien bahwa ketaatan sangat berpengaruh pada cepat lambatnya suatu kesembuhan, krn kesembuhan datangnya dari Allah BUKAN DARI PERUQYAH atau THABIB !!!

7.Yg terakhir ajarkan tauhid dan keikhlasan dalam beramal shaleh, lalu ajak agar ia mengakui dosa-dosanya dan memohon ampun kpd Allah dgn sebenar-benarnya..

Lalu tahapan pertama dlm proses pengobatan:

1.Membaca ayat-ayat penawar sihir (7 kali) pada 1 kg Madu, lalu minumkan madu kpd pasien bersama 3 liter susu , buat menjadi 3 porsi...
Jgn makan dalam sehari saat proses pengobatan ini dgn memperhatikan hal-hal berikut:
1.Susu 3 liter dan 1 kg madu

2.Jangan campur madu dgn susu kecuali jika susu dalam keadaan dingin dan tidak beku..

3.Dalam pengobatan ini lebih baik dengan susu sapi murni..
Insya Allah pasien akan muntah atau diare hebat keesokan harinya, jka muntah akan keluar bwarna merah, atau kuning, hijau, bahkan hitam..
Jika spti itu, jangan takut !!! Krn itu adalah pertanda baik..

Jika sihir sudah lama bersarang di lambung, maka proses pengobatan pun di tambah porsinya, dari sehari menjadi 2 atau 3 kali perminggu...

Perlu diketahui bahwa madu dapat menyerap sumber-sumber sihir di dalam lambung, sedangkan susu dpt menghilangkan bekas sihir yg dilarutkan dgn benda-benda yg najis...

Sungguh Maha Benar Allah yg telah menjelaskan faidah kedua minuman ini di dalam QS.an-Nahl ayat 66 dan ayat 69 !!!

Proses terapi ini harus dibarengi dengan ketawakalan serta kesabaran yg penuh kpada Allah Ta'ala...

Dan harus dibarengi pula dgn proses terapi dari masing-masing sihir yg dilakukan dgn metode makanan dan minuman (bisa dilihat di status saya sbelumnya atau di buku saya nanti insya Allah)..

Muhibbukum fillah
Abu Musyaffa Muhammad Faizar

Kisah-Kisah Orang yang Bermata Tajam (Ain)

Saturday, May 18, 2019

Oleh Syaikh Wahid Abdus Salam Bali

Ibrahim bin ‘Abdullah Al Hazami dalam bukunya “Al ‘Ainu Haq Bahaya Mata yang Menghancurkan” memberikan kisah-kisah tentang dampak ‘ain yang dapat mempengaruhi bahkan membahayakan makhluk hidup bahkan alam sekitarnya.

Menimpakan ‘Ainnya hanya dengan Mendengarkan Suara Korban

Al Ashmu’I berkata:”Aku telah melihat seseorang yang bermata tajam mendengarkan suara sapi sedang diperah.Dia terkegum-kagum dengan derasnya pancaran air susu itu.lalu ia bertanya,”Sapi jenis apa ini?Orang-orang menjawab,”Jenis anu”,seraya menyebutkan jenis yang lain dan menyembunyikan jenis Sali sapi itu.namun yang terjadi justru kedua sapi tersebut malah mati,baik yang disebutkan jenisnya maupun yang disamarkan (disembunyikan).”

Al Ashmu’I berkata:”Aku mendengar ia berkata:Jika aku melihat sesuatau yang mengagumkanku,maka aku merasakan panas keluar dari mataku.”(lihat Al Jami’li Ahkami Qur’an,oleh Al Qurthubi 9/227)

Memecah Batu dengan ‘Ain

Abu Said bin ‘Abdul malik bin Qarib berkata:”Dahulu,di daerah kami ada dua orang laki-laki yang menimpakan ‘ain kepada orang-orang.Salah satu dari kedua orang itu melewati lempengan batu seraya berkata:”Demi Allah,aku tidak pernah melihat yang seperti ini.”Maka terbelahlah batu itu menjadi dua,lali keluarganya mengambil batu tersebut dan mengecornya dengan besi.Dia melewatinya lagi untuk kedua kali lalu dia berkata dengan menyumpahi batu tersebut maka pecahlah batu itu menjadi empat bagian.

Menghilangkan Pengaruh Pandangan Mata yang Menyebabkan Unta terjatuh dengan Kekuatan Ruqyah

Ibnul Qayyim menuturkan kisah aneh tentang berbaliknya pengaruh ‘ain kepada pelakunya.beliau berkata:”(cerita ini) dari Abu ‘Abdullah As Saji, bahwa dia sedang dalam perjalanan haji atau perang. Saat itu dia mengendarai seekor unta yang besar. Diantara rombongan mereka ada orang yang bermata tajam. Setiap kali orang itu memandang saesuatu,yang dipandang pasti binasa. Hal tersebut dikabarkan kepada Abu ‘Abdullah supaya Abu ‘Abdullah berhati-hati. Mereka mengatakan,”Lindungilah unta anda dari seorang yang bermata tajam.”lalu Abu ‘Abdullah menjawab:”Dia tidak bisa mencederai ontaku.”Ketika perkataan Abu ‘Abdullah disampaikan kepada orang bermata tajam tadi, maka orang tersebut mencari kesempatan pada saat Abu ‘Abdullah tertidur. Diam-diam orang itu mendatangi unta Abiu ‘Abdullah dan memandangnya, maka gemetarlah unta itu dan terjatuh. Abu ‘Abdullah datang ketempat itu setelah dikhabari bahwa ontanya telah disatroni orang yang bermata tajam seperti yang terlihat. Lalu Abu ‘Abdullah berkata:”Tunjukkan kepadaku orang itu!”Ketika orang bermata tajam tersebut diperlihatkan kepada Abu “Abdullah.Maka Abu ‘Abdullah pun berdiri di depannya seraya membaca doa ruqyah:

“Dengan menyebut nama Allah, ada seseorang yang telah menahan,ada batu yang amat keras,dan ada api terlempar membara.Aku kembalikan ‘ain itu kepada pemiliknya dan kepada orang yang paling dia cintai (Maka lihatlah berulang-ulang,adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat,dan penglihatanmu itupun keadaan payah).(Al Mulk:3-4)
Maka keluarlah biji mata laki-laki tersebut dan hilanglah pengaruh ‘ain orang yang bermata tajam itu,dan unta kembali berdiri dan sehat sedia kala.(lihat Zaadul Ma’ad 4/174)

Sembuh Karena Orang yang Menimpakan ‘Ain Mati.

Aku (Ibrahim bin ‘Abdullah Al Hazami) mendengar almarhum ayahku bercerita bahwa ada seseorang di Balidah,hidup dalam keadaan buta selama lima belas tahun.Anak perempuannya selalu mengantarkannya kedalam masjid khususnya pada malam hari.Pada suatu malam orang tersebut bangun untuk melakukan shalat subuh,tiba-tiba dia bisa melihat bintang,dinding dan tempat air yang biasa dia gunakan untuk berwuduk.Ketika dia masuk ke dalam masjid,dia dapati orang-orang mengumumkan shalat jenazah untuk fulan,dan ternyata orang yang meninggal itu semoga Allah meridoinya adalah orang yang berpenyakit ‘ain.

Anak Berhenti berbicara

Ustadz Wahid Baaliy berkata:dahulu ada seorang anak yang fasih, ucapannya menyentuh,pandai dan terpandang di antara kawan-kawannya. Anak itu masih sekolah dijenjang SLTP.Dia sering diperbincangkan dalam berbagai acara dan resepsi.
Pada suatu hari ada salah seorang anak desa ada yang meninggal,lalu anak ini pergi untuk berta’ziyah bersama keluarganya.Dia memuji Allah dan menyanjung-Nya,kemudian menyampaikan nasehat kepada orang-orang.Pada sore harinya ternyata anak ini menjadi bisu. Ayahnya sangat terkejut,lalu membawanya kedokter.Para dokter mulai mengobatinya dan melakukan apa saja yang dapat menolongnya akan tetapi tidak ada hasil.

Lalu ayah itu dating kepada saya.Ketika aku melihat anak itu,aku hampir menangis karena aku tahu persis aktifitas keislaman anak ini untung aku dapat menahan diri,lalu aku bertanya pada anak itu tentang apa yang terjadi.Anak itu diam saja,lalu ayahnya menceritakan kisahnya padaku.
Dari cerita itu aku mengetahui bahwa anak tersebut terkena ‘ain,lalu aku meruqyahnya dengan membacakan Surat An-Naas dan Al alaq.Kemudian aku memberikan air yang sudah aku ruqyah dan berpesan kepada Ayahnya supaya anak ini minum dan mandi dengan air tersebut selama tujuh hari dan setelah itu supaya datang lagi padaku.
Tujuh hari kemudian anak itu datang lagi kepadaku. Dia sudah ceria dan fasih kembali seperti semula,lalu aku mengajarkan kepadanya doa perisai untuk dibaca pada waktu pagi dan sore supaya dia terlindun dari ‘ain.
(Dituturkan oleh Wahid Baaliy dalam kitabnya:Ash-Sharimul Battar fit Tashaddi lis-sihiril Asyrar,halaman:251)

Memecahkan Piring dengan ‘Ain

Al Ahmari,seorang siswa SMU,sehari-harinya ia menyaksikan sekelompok kawan-kawannya yang sedang berkumpul sambil tertawa-tawa. Kemudian dia bergabung dengan mereka untuk mengamati, apakah ada salah seorang dari kawannya yang menghasud dengan ‘ainnya. Dia (Al Ahmari) melihat ada seorang anak kecil penghasud sedang melakukan hal yang sangat remeh, tetapi hampir tidak dapat dipercaya, yaitu jika dia melihat mangkuk makanan di tangan seseorang, maka mangkuk itu langsung jatuh dan pecah. Anak kecil tersebut pernah mengakui perbuatannya itu,dia berkata,”Aku akan melakukan ini.”dan ternyata dia memang melakukannya (menjahili orang lain dengan ‘ainnya). Sejak itu kawan-kawannya tertawa-tawa melihat perbuatannya dan bermain dengan barang-barang milik orang. Padahal seorang muslim seharusnya tidak seperti itu,akan tetapi setiap melihat hal-hal yang membuat perasaan tertarik harusnya berkata: MaasyaAllah

Menghentikan Kereta

Dikisahkan bahwa pada zaman penjajahan inggris ada seorang kakek yang berpenyakit ‘ain ikut serta dalam rombongan saudagar untuk memberli onta dan sapi dari negeri-negeri tetangganya. Ketika mereka melewati negeri mesir, mereka membawa banyak onta. Jumlah onta itu sangat banyak hingga memenuhi gunung yang dilintasi kereta, pemilik unta itu kesulitan menjauhkan unta dari rel kereta karena kereta bisa lewat kapan saja. Yang paling rawan adalah kalau sampai unta itu tertabrak kereta, maka inggris akan merampas unta dan memberi denda yang berlipat ganda. Orang tua itu merasa tenang ketika kereta tak kunjung datang, dan apabila datang juga dia akan melakukan sesuatu yang dapat menghentikannya. Seketika itu datanglah kereta dari kejauhan dengan suara klakson yang keras. ketika kereta semakin dekat,orang tua ini mengarahkan pandangannya yang tajam kearah kereta, seketika itu juga kereta semakin melemah dan suaranya juga semakin kecil dan akhirnya berhenti. Kereta itu baru bergerak lagi setelah unta-unta itu menyeberang rel semuanya.Ketika pemilik unta itu sudah merasa tenang orang tua ini mengarahkan pandangannya kearah kereta dan meniup ke udara,fuh-fuh lalu kereta jalan kembali. (Al Masaiyah,oleh Ali-Majid)

Kisah Paulus Pie

Dikisahkan oleh pemuka-pemuka gereja di Italia bahwa Paulus Pie IX bunuh diri disebabkan ia memiliki keyakinan bahwa dirinya bermata tajam, dan bahwa dia menjadi penyebab matinya ratusan orang, yakni karena pandangan yang lama pada mereka.

Kisah Raja Alphonse

Begitu pula dikisahkan bahwa raja Spanyol Alphonse XIII adalah pemilik mata tajam yang jahat. Pada tahun 1923M dia mengadakan kunjungan resmi ke Italia. Pihak Istana Italia mengadakan penyambutan secara resmi. Akan tetapi sambutan ini memakan banyak korban dari pasukan angkatan laut Italia, yakni terjadinya ledakan besar di salah satu kapal selam yang dilibatkan dalam penyambutan resmi ini. juga meledaknya bom yang digunakan untuk menyambut kedatangan raja Spanyol ini sehingga membunuh orang-orang yang ada disekitarnya. kemudian salah seorang dari pasukan laut yang disalami raja kemudian jatuh sakit setelah salaman ini, dan tidak lama kemudian dia pun mati. Juga dikisahkan bahwa ketika raja yang ganas ini menuju laut Gleno, tiba-tiba bendungan yang ada di sana runtuh yang mengakibatkan matinya lima puluh orang karena tenggelam dan lima ratus orang kehilangan tempat tinggal.
Menurut sebuah berita bahwa dictator Italia Mussolini sangat takut kepada ‘ain sehingga dia menolak bertemu dengan raja Spanyol Alphonse XIII tersebut. Jalinan politik kedua Negara dilakukan melalui utusan (duta) yang tidak lazim dilakukan. Semua itu untuk menghindari pertemuan dengannya.


Kisah 'Ain Dari Dalam Negeri


KECELAKAAN kembali menghebohkan dunia penerbangan. Kali ini pesawat tempur TNI AU, F16 terbakar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Kamis (16/4) pagi sekitar pukul 08.30.

Nomor pesawat yang jatuh itu TS-1643. Menurut  Kepala Urusan Penerangan Pasukan dan Umum Halim Perdanakusuma Mayor Dodo Agusprio F-16 itu gagal lepas landas lalu terbakar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.  Para petugas pun langsung berupaya memadamkan api yang membakar pesawat. Beruntung pilot berhasil menyelamatkan diri dan kini sedang dirawat.

Menurutnya, pesawat tersebut akan melaksanakan misi Fly Pass dari Halim Perdanakusuma menuju Markas Besar TNI dan kembali ke Halim Perdanakusuma. Rencananya pesawat itu akan terbang di atas Presiden Joko Widodo yang tengah berada di Mabes TNI Cilangkap untuk mengikuti upacara pengangkatan dirinya sebagai anggota kehormatan TNI. 

“Pesawat saat itu tak mau naik, lalu terbakar dan sempat terjadi ledakan,” kata Dodo seperti dilansir CNN Indonesia.

Adakah kaitan antara robohnya crane di Makkah dengan kedatangan Jokowi? Ustadz Perdana Akhmad, ustadz yang terkenal sebagai peruqyah dan sering tampil di layar kaca ini punya padangan berbeda. Mungkinkah Jokowi menderita penyakit ‘Ain (mata jahat -red)? Berikut ini pernyataan beliau sebagaimana kami kutip dari akun Facebook beliau:

Ustadz: Bisa Saja Jokowi Derita Penyakit Mata Jahat, Membuat Orang Jatuh dari Tempat yang Tinggi?

POSMETRO INFO - Adakah kaitan antara robohnya crane di Makkah dengan kedatangan Jokowi? Ustadz Perdana Akhmad, ustadz yang terkenal sebagai peruqyah dan sering tampil di layar kaca ini punya padangan berbeda. Mungkinkah Jokowi menderita penyakit ‘Ain (mata jahat -red)? Berikut ini pernyataan beliau sebagaimana kami kutip dari akun Facebook beliau:

Ada beberapa peristiwa yang aneh ketika JOKOWI berada di acara dan kegiatan penting, peristiwanya adalah :

1. Pesawat tempur TNI AU, F16 terbakar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Kamis (16/4) pagi sekitar pukul 08.30 pada saat acara pembaretan JOKOWI. (jpnn.com)

2. Anggota Denjaka, Sertu Marinir Ilyas Hasan Kamis (16/4) pagi. Maksud hati ingin memamerkan kemampuan di depan Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam aksi simulasi penyelamatan orang penting dari sekapan teroris, Ilyas malah jatuh dari ketinggian 15 meter, atau sekitar 2/4 dari gedung Plaza Mabes TNI. (jpnn.com)

3. Musibah menimpa jamaah haji di Masjidil Haram, Makkah. Akibat badai, sebuah crane jatuh dan menimpa para jamaah haji. Dikabarkan sedikitnya 65 orang tewas dan 80 luka-luka. Saat peristiwa nahas itu terjadi, Presiden Joko Widodo baru mendarat di Jeddah, Arab Saudi untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke tiga negara di Timur Tengah. (merdeka.com)

Saya melihat peristiwa musibah dalam kacamata Ilmu Ruqyah, merupakan bentuk kekuatan negatif ‘ain (mata) yang dapat saja diderita Jokowi. Jokowi dengan kekagumannya yang berlebihan dapat saja telah membuat jatuh orang orang atau benda-benda yang berada ditempat yang tinggi.

Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Mata adalah benar, dapat membuat orang jatuh dari tempat yang tinggi.” (Diriwayatkan oleh oleh Ahmad, Thabrani, dan al-Hakim, dan di-hasan-kan oleh al-Albani di dalam as-Silsilah Shahihah (1250))

Penyakit ‘ain dapat saja diderita Jokowi, jika dia melihat sesuatu kejadian orang atau benda lalu pandangan Jokowi bercampur dengan kedengkian dan tabi’at Jokowi buruk maka akan menimbulkan kesialan bagi orang, benda bahkan alam sekitarnya hingga pesawat jatuh, aksi simulasi dari ketinggia gedung anggota Denjaka jatuh, terakhir Crane jatuh selalu bertepatan Jokowi berada didekat kejadian..

Al-Hafizh Ibnu Hajar Berkata:” Hakikat mata ialah pandangan yang baik bercampur dengan kedengkian dari seorang yang bertabi’at buruk sehingga terjadilah bahaya pada orang yang dilihat.” (Fathul Bari (10/200))

Alhamdulillah Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bertindak cepat dengan melarang Jokowi untuk umroh jika memang ternyata Jokowi menderita penyakit ‘ain maka akan menimbulkan musibah lain yang lebih besar lagi. (tribunnews.com)

http://www.posmetro.info/2015/09/ust...yakit.html?m=1

Selain kisah itu ada lagi kisah dari jawa yang mengatakan bahwa sebuah rumah mewah yang baru dibangun runtuh setelah dipandang oleh seseorang yang diduga memiliki penyakit ain.

Jika kita melihat kisah-kisah diatas dan dikaitkan dengan hadits dibawah ini tentu sangat erat kaitannya, dan kita harus percaya dengan keberadaan ain, sehingga tidak ada diantara kita yang menganggap bahwa penyakit ain itu khurafat atau takhayul. Berikut hadits-hadits yang berkaitan dengan bahaya 'ain   :

*. Dari Asma’ binti Umais Radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Bani Ja’far terkena ‘ain. Bolehkan saya meruqyah mereka?” Lalu Rasulullah berkata, ”Ya, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului qadha (keputusan Allah) tentu ‘ain telah mendahuluinya.”( HR. Ahmad (6/438) dan at-Tirmidzi (2059) dan dia berkata, “Ini adalah hadits hasan shahih”)

*. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ain adalah benar dapat menjatuhkan orang yang berada di atas.” (HR. Ahmad, ath-Thabrani dan al-Hakim dan ia adalah hadits hasan). Maksudnya pengaruh ‘ain dapat menjatuhkan orang dari atas gunung (tempat) yang tinggi.

*. Dari Jabir RA, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ain dapat memasukkan seseorang ke dalam kuburan, dan dapat memasukkan unta ke dalam panici.” (HR. Abu Nu’aim dalam al-Hilyah dan al Albani mengatakan hadits hasan dalam Shahih al-Jami’ no. 4023). Maksudnya bahwa ‘ain dapat mengenai seseorang lalu membunuhnya sehingga ia mati dan dimakamkan di dalam kubur, dan dapat mengenai unta sampai hampir mati, lalu disembelih dan dimasak di dalam panci.

*. Dari Jabir bin Abdullah Rhadhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kebanyakan orang yang mati dari umatku setelah keputusan Allah dan takdir-Nya adalah karena ‘ain.” (HR. al-Bukhari dan lainnya)


Wallaahu 'Alamu Bishawab

Dalil Meruqyah dg Air Garam

Monday, May 13, 2019

*DALIL MERUQYAH PAKAI GARAM*
___________________
*1. Rasulullah Mengusap dengan Air Garam
Ali bin Abi Thalib berkata, “Ketika Rasulullah sedang shalat, beliau disengat Kalajengking. Setelah beliau selesai shalat, beliau bersabda, ‘Semoga Allah melaknat Kalajengking yang tidak membiarkan orang yang sedang shalat atau yang lainnya.’ Lalu beliau mengambil sewadah air dan garam. Kemudian beliau usap bagian anggota badan yang disengat Kalajengking, seraya membaca surat al-Kafirun, al-Falaq dan anNas.” (HR. Thabrani dan dishahihkan Syekh al-Albani dalam Kitab as-Silsilah, no. 548. Imam al-Haitsami mengatakan: ‘Sanad haditsnya hasan (baik)’. Lihat Kitab Majma’uz Zawaid: 5/111)

__________________

2. Rasulullah Mengguyur dengan Air Garam
Ali bin Abi Thalib berkata, “Pada suatu malam, ketika Rasulullah sedang shalat, saat beliau meletakkan tangannya di atas tanah (sedang sujud), ada Kalajengking yang menyengatnya. Kemudian beliau mengambil sandal (terompahnya), lalu membunuhnya. Setelah selesai, beliau bersabda, ‘Semoga Allah melaknat Kalajengking yang tidak membiarkan orang yang sedang shalat atau yang lainnya, juga tidak pandang nabi atau lainnya.’ Lalu beliau mengambil sewadah air dan garam, dan mencampurkannya di wadah (baskom). Kemudian beliau mengguyurkannya ke tangan yang disengat Kalajengking, dan mengusapnya seraya membaca surat al-Falaq dan an-Nas.” (HR. al-Baihaqi dan Ibnu Abi Syaibah).
_________________

3. Rasulullah Merendam dengan Air Garam
Abdullah bin Mas’ud berkata, “Ketika Rasulullah sedang sujud dalam shalatnya, jari beliau disengat Kalajengking. Setelah selesai shalat, beliau bersabda,’Semoga Allah melaknat Kalajengking yang tidak memandang nabi atau selainnya.’ Lalu beliau mengambil wadah (ember) yang berisi air dan garam. Kemudian beliau meletakkan bagian tangan yang tersengat Kalajengking dalam larutan air dan garam (merendamnya), seraya membaca surat al-Ikhlash, al-Falaq dan an-Nas, sampai beliau merasa tenang (rilek).” (HR. al-Baihaqi dan Imam al-Haitsami menyatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan)
🍛🍛🍛🍛🍛🍛

✍Saat saya( Hari Efendi Wijaya) mengikuti dauroh (pelatihan  ruqyah nusantara Kota Bogor )  bersama  Syaikh Abu bara dari (Jordan) beliau menyarankan bagi pasien yang terkena sihir dianjurkan terapi  memakai *garam yang kasar* dengan cara berendam kakinya pakai air hangat selama  30 menit,

Mudah-mudahan garam ruqyah syar'iyyah ini yang sudah di ruqyah akan membantu proses kesembuhan.aamin
*Barakalahu  fikum*

Ruqyah di bulan Ramadhan

Friday, May 3, 2019

Ruqyah di bulan Ramadhan
Ust Nuruddin al Indunisy

Bismillah asholatu wassalamu ala Rosulillah wa’ala aliyhi wa shohbihi ajma’in..

Salah satu keistimewaan bulan ramadhan adalah “bulan ijabah” atau waktu dimana do’a menjadi mustajab, terkhusus untuk mukmin yang sedang berpuasa. Selain daripada itu, di bulan ramadhan ini panglima-panglima syaitan diikat dan balatentaranya melemah, karena manusia berpuasa atau menahan diri dari berbagai hal. Oleh karenanya meruqyah, praktek ruqyah, ruqyah mandiri atau pelatihan ruqyah justru lebih baik lagi. Disisi lain jiwa peruqyah dan yang diruqyah sedang kuat karena dalam kondisi sedang mendekap kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya.

Hamba Allah yang berpuasa dibulan Ramadhan dengan ikhlas adalah termasuk ciri hamba yang beriman yang akan disembuhkan Allah dengan Al Qur’an sebagaimana firman-Nya dalam surah Fushilat 44, Yunus 86-87 dan Al Isra 82. Yang menjadi kontroversi kemudian adalah tentang hukum muntah saat diruqyah?

Hadits tentang batalnya muntah ini diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنِ اسْتَقَاءَ وَهُوَ صَائِمٌ ، فَعَلَيْهِ الْقَضَاءُ ، وَمَنْ ذَرَعَهُ الْقَيْءُ فَلَيْسَ عَلَيْهِ الْقَضَاءُ

“Siapa yang menyengaja muntah sedang dia berpuasa maka wajib atasnya mengganti puasa, dan siapa yang terdorong muntah maka tidak wajib atasnya mengganti puasa.” (Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirimidzy)

Para muhadits bersepakat bahwa hadits ini lemah. Imam Ahmad melemahkan hadits ini, ada juga yang mengatakan berderajat mauquf sampai ibnu Ummar, yang lebih penting dari itu terdapat cacat pada perawinya dan hadits ini juga menyelisihi hadits lain. Yaitu riwayat dari Abu Hurairah juga. Al-Bukhary menyebutkan secara mu’allaq dan diriwayatkan tersambung oleh Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu ‘Abbas: “Batalnya puasa itu dikarenakan sesuatu yang masuk bukan karena yang keluar”.

Maka seseorang batal puasanya jika makan dan minum bukan jika muntah. Pertanyaan lainnya yang muncul adalah, jika seandainya batalnya puasa itu karena sesuatu yang masuk buka karena yang keluar, lalu bagaimana dikatakan batal puasa dengan jima’ dan keluaranya mani?

Jawabannya bahwa hal ini dikecualikan oleh dalil, ucapan para shahabat itu maknanya umum akan tetapi ada dalil tertentu yang mengecualikan dan mengkhsuskan suatu perkara, diantaranya jima’.

Jika ada yang berkata: Bagaimana dengan hadits bahwa nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam muntah maka beliau berbuka, diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dan Tsauban? Jawabannya: Hadits yang disebutkan ini diperselisihkan. Sekelompok penghafal dan ahli hadits menghukumi hadits ini goncang, At-Tirmidzy mengisyaratkan demikian dalam Sunannya dan berkata: padanya ada perselisihan yang banyak.

Kalaupun hadits ini shahih maka dibawa kepada muntah yang disengaja. Ataupun bisa dikatakan bahwa beliau buka bukan karena muntah itu membatalkan puasa, akan tetapi beliau buka karena sakit dan kecapekan, karena hadits ini tidaklah jelas mengatakan bahwa muntah itu termasuk pembatal puasa.

Proses ruqyah bertujuan untuk mengeluarkan pengaruh sihir, jin atau ain dari jiwa dan jasad manusia dan tentu bukan bertujuan untuk muntah. Sebagaimana muntah diperjalanan, baik di kendaraan darat, laut atau pesawat tujuannya adalah sampai ditempat tujuan bukan mabuk dan kemudian muntah. Jadi kesimpulannya muntah dalam proses ruqyah syar’iyyah tidak membatalkan puasa.

Muntah dalam Ruqyah Syariyyah adalah proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dari tubuh, sama hal nya dengan detoksifikasi dengan herbal atau yang dilakukan secara medis. Saat Al Qur’an dibacakan pada seseorang kena sihir atau ganguan jin maka ada beberapa reaksi yang menandai proses detoksifikasi; seperti keluarnya cairan dari kulit berupa keringat, keluarnya angin dari mulut atau sendawa, keluarnya angin dari dubur, gatal-gatal, keluarnya lendir, keluarnya muntahan baik berupa cairan, darah, ataupun makanan dari perut. Ini diperlukan tubuh untuk menyeimbangkan kembali atau membuang hal yang merugikan tubuh kita.

Dalam kondisi udzur atau sakit kita diperbolehkan berbuka. Apalagi dalam proses pengobatan atau meminum obat yang teramat penting untuk keberlangsungan hidup, apalagi sihir ini adalah bukan sesuatu yang sederhana. Saya rasa tidak ada yang mau muntah dengan sengaja, karena prilaku ini tidak nyaman samasekali ? dalam artian para pasien yang muntah itu tidak menginginkannya atau muntah dalam ruqyah termasuk sesuatu yang tidak disengaja.

Solusinya bisa dilakukan dengan berbagai hal, semisal dengan melakukan pelatihan di siang hari dan melakukan ruqyah massal di malam hari selepas tarowih atau sebelum sahur. Ini lebih aman dan nyaman bagi yang bersungguh-sungguh.

Solusi lain adalah dengan menggunakan metode “Ruqyah Tanpa Kerasukan” atau menahan/menjaga kesadaran pasien. Caranya bagaimana?

1. Lakukan muqodimah ruqyah seperti biasa; semisal wudhu, shalat 2 rakaat memohon perlindungan kepada Allah, baca taawudz, al falaq dan an nass.

2. Ajak jiwa pasien untuk sadar atau menjaga kesadaran dikeseluruhan proses ruqyah, misalnya dengan memberitahukan kepada audience; “Ibu, kita saat ini akan melakukan ruqyah syariyyah untuk mengusir musuh-musuh Allah dalam diri ibu atau mengeluarkan penyakit dari tubuh dengan terapi Al Qur’an. Namun ingat, jangan biarkan syaitan menguasai jiwa kita. Jangan menyerahkan raga ibu untuk dikuasai si laknatullah itu. Tetap sadar dan dengarkan lantunan al Qur’an ini dan biarkan syaitannya menderita didalam. Hadirkan ruh, nafs dan raga ibu dalam satu kesatuan utuh. Insya Allah, ibu pasti bisa”

3. Ajak pasien untuk membaca do’a Rasul [untuk menjaga dari kesurupan dalam shalat] berikut; “A’uudzu billahis sami’il aliim minasy syaithanir rajiim min hamzihi wa nafkhihi wa nafsihi (aku berlidung kepada allah yang maha mendengar lagi maha mengetahui dari godaan syaitan yang terkutuk dari godaan, tiupan dan bisikan”.

4. Ajak pasien untuk bekerjasama menyerang jin yang ada dalam tubuhnya, dengan mengajak pasien kita untuk melakukan serangan balik saat ada sesuatu yang mengganggu fokusnya. Semisal ketika ada sakit di pundak, suruh pasien untuk menepuknya sendiri. Sakit di area mata, wajah dan kepala, ajak pasien untuk mengusapnya. Dan lain-lain

5. Terakhir, ajak pasien berdo’a lagi agar ia semakin yakin kepada Allah semisal dengan ucapan: “Ya Allah, ya mukmin ya Muhaimmin. Wahai engkau yang menjaga dan mengamankan hamba-Nya, lindungi aku dari kemasukan jin. Kuatkan jiwaku untuk menguasai tubuh titipan dari-Mu ini ya Rabb… Aamiin”

Semoga bermanfaat dan menjadi referensi, Alhamdulillah, sejauh pengalaman saya ruqyah di bulan Ramadhan justru lebih “cool” karena ini waktu yang diberkahi, sangat istimewa untuk berjihad dan berdakwah kepada mereka yang menderita karena gangguan jin-jin nakal. Alhamdulillah, dibulan ramadhan ini kekuatan iblis melemah dan balatentaranya melemah.

Fatwa-fatwa Tentang Jin

Friday, April 26, 2019

1. Jin Dapat Memasuki Tubuh Manusia dan Menyetubuhinya

Apakah benar bahwa jin bisa masuk dalam tubuh manusia? Dan apakah mungkin jin menyetubuhi manusia?

Jawab:
Sebagian jin bisa merubah wujudnya kepada manusia dalam wujud wanita kemudian manusia menyetubuhinya. Demikian pula jin dapat merubah wujud menjadi seorang pria dan menyetubuhi wanita dari manusia, sebagaimana laki-laki menyetubuhi wanita. Solusi atas hal itu ialah membentengi diri dari mereka, baik laki-laki maupun perempuan, dengan doa-doa dan wirid-wirid yang ma’tsur, membaca ayat-ayat yang mencakup pemeliharaan dan penjagaan dari mereka dengan seizin Allah.

Fakta menunjukkan bahwa jin merasuki wanita manusia dan ruhnya mendominasi ruh wanita ini, sedangkan jin perempuan merasuki pria manusia dan ruhnya mendominasi ruh pria ini, sehingga ketika dipukul maka ia tidak merasakan pukulan tersebut kecuali jin yang merasuki itu. Ketika jin itu keluar dan orang tersebut ditanya, maka ia tidak ingat apa yang telah terjadi padanya, apa yang dikatakan kepadanya atau ditanyakan kepadanya, tidak merasakan pukulan dan rasa sakit.

Ada dari kalangan pembaca Al-Qur’an yang membunuh jin yang merasuki manusia dengan bacaan Al-Qur’an atau obat-obatan. Mereka mengetahui tempat bersarangnya jin ini, dan ini dikenal di kalangan ahli ruqyah yang masyhur dengan pengobatan akibat gangguan jin dan sejenisnya.

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

2. Jin Tidak Mampu Merubah Wujud Menjadi Serigala

Banyak orang meyakini bahwa jin tidak mampu merubah wujud menjadi serigala dan mereka takut dengan baunya, dan bahwa serigala menguasai mereka lalu memburu mereka ketika menghadapi mereka. Karena itu, banyak orang sengaja mencari sesuatu dari fosil serigala seperti kulit, taring atau bulunya dan memeliharanya, untuk menjauhkan jin. Apakah keyakinan ini benar, dan apakah hukum kalangan yang melakukan demikian?

Jawab:
Demikianlah yang kita dengar dari banyak orang dan itu mungkin. Seseorang yang saya percaya pernah bercerita kepadaku bahwa seorang wanita mendapat gangguan jin. Jin yang mengganggunya ini kadangkala keluar dan berbicara kepadanya, tapi dia tidak melihatnya. Jin ini duduk di pangkuannya, dan wanita ini merasakan kehadirannya. Suatu kali ia berada di padang yang luas di dekat kambing-kambingnya, tiba-tiba keluarlah seekor serigala yang melintas, maka jin ini melompat dari pangkuannya. Ia melihat serigala mengejarnya dan melihatnya berdiri di suatu tempat. Setelah serigala pergi, ia pergi ke tempat serigala tadi dan melihat setetes darah. Setelah itu, ia kehilangan jin tersebut, dan terbukti bahwa jin tersebut telah dimakan serigala. Dan, terdapat kisah-kisah lainnya. Jadi, tidak ada halangan bila Allah memberikan kepada serigala penciuman yang kuat untuk jenis jin atau penglihatan yang tajam untuk melihatnya, meskipun manusia tidak melihatnya. Mungkin karena itu mereka tidak merubah wujud menjadi serigala dan takut dengan baunya. Itu bukan mustahil.

Adapun menjaga diri dengan kulit serigala, taringnya atau rambutnya, dan meyakini bahwa itu dapat mengusir dari tempat itu, maka saya tidak mengetahui hal itu dan saya tidak menduganya sebagai kebenaran. Bahkan saya takut hal itu membuat orang-orang yang bodoh meyakini taring itu dan sejenisnya serta benda tersebut dapat memelihara dirinya. Sebagaimana mereka meyakini tentang tamimah dan jimat (yang ini haram dan termasuk kesyirikan, ed). Wallahu a’lam.

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

3. Menundukan Jin supaya Masuk dalam Tubuh Manusia dan Tidak Keluar Kecuali dengan Syarat-Syarat Tertentu Adalah Perkara yang Sudah Diketahui

Apakah mungkin menundukkan jin dan memasukkannya dalam tubuh manusia, dan tidak keluar kecuali dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh penyihir?

Jawab:
Sudah terkenal bahwa penyihir melakukan amalan-amalan setan, guna menundukkan sejumlah jin untuk mematuhinya dan memberi kuasa kepada mereka atas siapa hendak dicelakakannya. Buktinya, kebanyakan dari mereka berbicara ketika dibacakan Al-Qur’an dan disiksa, mengakui bahwa mereka disihir oleh si fulan, dan mereka tidak dapat keluar kecuali mereka diberi izin. Kebanyakan dari mereka tetap berada dalam tubuh manusia hingga mati karena ruqyah, atau pembaca membunuh mereka dengan pukulan atau obat-obatan, dan mereka tetap tidak keluar.

Mereka beralasan bahwa penyihir ini telah menyihir mereka dan menyuruh mereka merasuki orang ini, dan bahwa ratusan jin tunduk di bawah sihir mereka. Setiap kali salah seorang dari mereka mati, maka yang lainnya menggantikan kedudukannya. Atas hal ini maka penyihir mendekatkan diri kepada mereka, menyembelih sembelihan untuk mereka, atau melakukan amalan-amalan setan sehingga mereka tunduk kepadanya dan mematuhinya. Jika penyihir ini mati, maka aktifitasnya berhenti. Oleh karenanya, jika penyihir ini diketahui dan sihirnya terbukti, maka ia dibunuh, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Hukuman bagi penyihir ialah tebasan dengan pedang.” (HR. At-Tirmidzi dalam kitab al-Hudud, no. 1460)

Wallahu a’lam

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

4. Orang yang Mengobati Tidak Boleh Menggunakan Jin Muslim Untuk Mengetahui Penyakit

Apakah orang yang mengobati boleh menggunakan jin muslim untuk mengetahui apakah seseorang terkena gangguan jin atau selainnya?

Jawab:
Saya tidak sependapat.

Karena biasanya, jin hanyalah membantu manusia jika manusia menaatinya.

Dan, ketaatan ini pasti mencakup perbuatan yang diharamkan atau melakukan dosa. Sebab, jin pada umumnya tidak merintangi manusia kecuali bila manusia merintangi mereka, atau mereka dari setan. Kemudian sebagian ikhwan yang shalih menyebutkan bahwa jin muslim adakalanya berbincang-bincang dengan mereka dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Kita tidak menuduh sebagian ikhwan tersebut bahwa mereka melakukan perbuatan syirik atau sihir. Jika ini terbukti, maka tidak ada larangan untuk bertanya kepada mereka, tapi tidak harus mempercayai mereka dalam segala apa yang mereka ucapkan. Wallahu a’lam.

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

5. Ucapan Ini Tidak Benar

Ada ucapan yang populer di tengah-tengah manusia dari sebagian kabilah yang mempunyai firasat dan kemampuan untuk menemukan jejak dan mengetahui anggotanya. Konon, hal itu karena salah seorang nenek moyang mereka telah menikah dengan jin. Inilah sebabnya mereka mendapatkan kemampuan ini; lalu sejauh mana kebenaran hal itu?

Jawab:
Ini tidak benar, dan saya tidak pernah tahu bahwa manusia dilahirkan oleh perkawinan antara manusia dan jin. Karena jin tidak mempunyai jasad dan hanya memiliki ruh, meskipun mereka mampu merubah wujud dalam berbagai bentuk. Adapun mereka yang mengetahui jejak dan sejenisnya maka mereka adalah ahli firasat dan kekuatan kecerdasan, pengetahuan, kepandaian dan pengalaman. Allah telah membuat perbedaan-perbedaan antara jejak-jejak dan tempat berpijaknya kaki, sebagaimana membuat perbedaan-perbedaan yang nyata di antara manusia dalam hal tinggi, pendek, hitam, putih, kecil, dan besar. Anda melihat 100 ribu manusia, maka anda tidak melihat pada mereka dua orang pun yang serupa dalam segala sifat. Inilah penyebab yang membedakan mereka dengan manusia lainnya, dan mereka mengetahui jejak-jejak dan sejenisnya. Wallahu a’lam.

Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin yang beliau tanda tangani

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

6. Jin Menculik Manuia

Aku mendengar banyak kisah penculikan manusia yang dilakukan oleh jin. Aku membaca kisah yang isinya bahwa seorang dari Anshar keluar untuk shalat Isya, lalu jin menawannya dan hilang selam bertahun-tahun. Apakah perkara ini mungkin, yakni penculikan manusia yang dilakukan oleh jin?

Jawab:
Hal itu bisa terjadi. Sebab, sudah masyhur bahwa Sa’d bin Ubadah dibunuh jin ketika kencing pada batu yang menjadi tempat tinggal mereka. Mereka mengatakan,

“Kami membunuh pemimpin Khazraj, Sa’d bin Ubadah.
Kami memanahnya dengan panah tepat pada hatinya.”

Terjadi pada masa kekhalifahan Umar bahwa seseorang diculik oleh jin dan tinggal selama empat tahun (sebagai tawanan). Kemudian ia datang dan menceritakan bahwa para jin musyrik telah menculiknya dan ia tinggal di sisi mereka sebagai tawanan. Kemudian para jin muslim menyerbu lalu berhasil mengalahkan mereka dan mengembalikannya kepada keluarganya. Ini disebutkan dalam Manar as-Sabil, Wallahu a’lam.

Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin, yang ditandatanganinya

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

7. Jin Mengadili Manusia

Kami mendengar dari seorang yang bisa dipercaya dari kalangan yang membaca ruqyah syar’iyah bahwa pada saat ia membacakan terhadap orang yang sakit karena gangguan jin, maka jin yang mengganggunya itu mati. Lalu ia merasa dirinya dihakimi karena sebab tersebut oleh jin. Ia terbebas dari pengadilan itu karena persaksian seorang jin untuknya, bahwa ia membaca nama Allah ketika membacanya dan memperingatkan jin sebelum bersikap keras kepadanya dengan bacaan Al-Qur’an. Apakah perkara ini mungkin?

Jawab:
Itu mungkin. Sebab para keluarga tersebut adakalanya menuntutnya supaya diadili, jika ia membunuh salah seorang dari mereka atau kerabat mereka dan tidak menyebut nama Allah atasnya. Ketika mereka menuntut di hadapan para qadhi mereka yang muslim, padahal jin itulah yang berbuat aniaya, sedangkan manusia menyembuhkannya dengan ruqyah, menyebut nama Allah, atau dengan penyembuhan apapun untuk membebaskannya, maka mereka memutuskan kebebasan manusia dan menumpahkan darah jin karena permusuhan dan kezhalimannya. Wallahu a’lam.

Fatwa Syaikh Abdullah bin Jibrin yang ditandatanganinya
Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

8. Jin Bisa Mengintimidasi Orang yang Meruqyah lewat Telepon Atau Selainnya

Seorang pembaca menyebutkan bahwa setelah dirinya mengobati salah satu gangguan jin dan jin tersebut keluar dari jasad manusia, maka pada sore hari itu jin yang dikeluarkannya itu menghubunginya dengan tujuan untuk mengganggunya; apakah hal ini mungkin?

Jawab:
Ya, itu bisa terjadi. Sebab, jin dapat menguasai manusia. Kapan saja mereka bisa mengganggu manusia maka mereka melakukannya. Kebanyakan orang-orang yang menyembuhkan pengaruh jin mendapatkan intimidasi, disakiti, atau kerabat mereka yang disakiti. Tetapi selama mereka membentengi diri dengan Al-Qur’an, wirid-wirid, doa-doa, dan penyembuhan-penyembuhan yang membentengi, maka para jin tidak kuasa atas mereka dan tidak dapat memberi mudharat kepada mereka dengan seizin Allah. Ada doa-doa terkenal yang bisa melindungi dari kejahatan mereka, seabgaimana hal itu diketahui oleh kalangan yang menyibukkan diri dengan ruqyah dan pengbatan akibat gangguan jin. Wallahu a’lam.

Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin yang ditandatananinya
Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

9. Tidak Mungkin Manusia Biasa Bisa Melihat Jin

Apakah mungkin jin menampakkan diri kepada manusia dalam rupa aslinya?

Jawab:
Itu tidak mungkin untuk manusia biasa. Sebab jin adalah ruh tanpa jasad. Ruh mereka sangat lembut yang dapat terbakar oleh pandangan mata. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (QS. Al-A’raf: 27)

Sebagaimana halnya kita tidak melihat para malaikat yang menyertai kita yang mencatat amal, dan kita tidak melihat setan yang mengalir dalam tubuh manusia pada aliran darah. Tetapi jika Allah memberi keistimewaan kepada seseorang dengan keistimewaan kenabian, maka ia dapat melihat malaikat. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Jibril, ketika turun kepadanya, sedangkan manusia di sekitarnya tidak melihatnya. Adapun dukun dan sejenisnya maka jin adakalanya menyamar menjadi salah seorang dari mereka, kemudian sebagian jin memperlihatkannya, dengan mengatakan, “Jin telah datang kepada fulan.” Jadi bukan manusia yang melihatnya, melainkan jin yang menyamar kepadanya itulah yang melihatnya dan mengabarkan siapa yang berad di sekitarnya.

Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin yang beliau tanda tangani
Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

10. Sebagian Penyihir dan Tukang Sulap Dapat Melihat Jin karena Mereka Berkhidmat kepada Jin

Apakah benar bahwa terdapat orang-orang yang dapat melihat langsung siapa yang mereka kehendaki dan kapan saja mereka kehendaki?

Jawab:
Adapun jenis manusia maka tidak mampu melihat jenis jin secara hakiki sesuai bentuk penciptaan mereka. Tetapi setan-setan itu merasuki para penyihir dan dukun serta berbicara lewat lisan mereka serta melihat jin dalam wujud aslinya. Ketika itulah orang tersebut yang dirasuki jin tersebut mengabarkan bahwa ia melihat jin, dan bahwa mereka datang dan pergi. Mereka datang, sedangkan mereka dan orang-orang yang berada di sekelilingnya tidak mellihat suatu pun. Mereka harus berkhidmat kepada jin atau setan sehingga menampakkan diri kepada mereka yang tidak bisa dilihat selain mereka. Dan, mungkin pula sebagian orang yang bertakwa dan shalih dikuakkan untuk mereka, ketika akan wafat, sehingga mereka melihat para malaikat yang turun mencabut nyawa mereka. Diriwayatkan dari banyak kalangan yang bertakwa dan shalih mengenal hal itu berbagai hikayat. Dan, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin yang ditandatanganinya
Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

11. Hukum Orang yang Menghadirkan Jin Untuk Mengeluarkan Harta Karun

Ada orang yang menghadirkan jin dengan mantra-mantra yang diucapkannya dan menugaskan kepada mereka supaya mengeluarkan untuknya harta yang terpendam di sebuah tanah kampung sejak zaman dahulu. Apakah hukum perbuatan ini?

Jawab:
Perbuatan ini tidak boleh. Sebab, mantra-mantra yang digunakan untuk menghadirkan jin dan meminta bantuan mereka ini pada umumnya tidak lepas dari kesyirikan, sedangkan perkara syirik sangatlah berbahaya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah mereka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolongpun.” (QS. Al-Maidah: 72)

Orang yang pergi kepada mereka berarti terpedaya terhadap diri mereka dan bahwa mereka berada di atas kebenaran, serta terpedaya dengan harta yang diberikan kepada mereka. Ayng wajib dilakukan adalah memutus hubungan dengan mereka, tidak membiarkan manusia pergi kepada mereka, dan memperingatkan saudara-saudaranya yang muslim. Biasanya mereka ini mengusai manusia dan memberikan harta mereka dengan tanpa hak serta mengucapkan kata-kata yang memotivasi. Kemudian jika sesuai dengan takdir maka mereka menyebarkannya di tengah-tengah manusia dan mengatakan, “Kami mengatakan dan jadi demikian, kami mengatakan dan jadi demikian.” Sebaliknya jika tidak sesuai, maka mengklaim dengan klaim-klaim yang batil bahwa itulah yang menghalangi hal ini.

Aku memberikan nasehat kepada siapa yang diuji dengan perkara ini dan aku sampaikan kepada mereka, “Hati-hatilah untuk tetap berdusta di hadapan manusia, berbuat syriik kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan mengambil harta manusia dengan cara batil. Sebab masa dunia ini sangat pendek dan hisab pada hari kiamat sangat sulit. Bertaubatlah kepada Allah dari perbuatan ini, perbaikilah amal-amal kalian, dan bersihkan hartamu. Semoga Allah memberi taufik.”

Syaikh Muhammad bin Utsaimin, Fatawa al-Ilaj bi Al-Qur’an wa as-Sunnah ar-Ruqa wana yata’allaqu biha, hal. 70-71

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Darul Haq Cetakan VI 2011

www.yufidia.com

Read more https://yufidia.com/11-kumpulan-fatwa-tentang-jin/

Waspada Sihir dalam Pemilu

Sunday, April 14, 2019

*WASPADA SIHIR DALAM PEMILU*

Saya salah satu yg TDK sependapat dgn " Ambil uangnya jangan coblos orangnya"   Krn amplop itu bukan cuma uang isinya tapi ada sihir.

Sihir Dalam Pemilu

Alhamdulillah assolatu wassalamu ala rosulillah. amma ba'du

Mungkin sebagian ada yg bilang terlalu lebay, kalau mengasumsi dalam pemilu ada praktek sihir atau mungkin sebagian ada yg masih menganggap remeh masalah pemilu . Bodo amat . mau siapa kek yang menang , ga ada efeknya dg pribadi saya

Tapi sebaliknya, yg memahami perjuangan islam dan berjuang utk islam betapa momentum pemilu sangat vital

Betapa kita ummat islam merasakan penderitaannya ketika yg duduk memimpin kita, yg mengatur urusan agama kita bukan yg pro thd islam

Ketika memahami betapa vitalnya pemilu ini, berarti sangat menentukan masa depan ummat islam . Di sebelah sana pun kaum dzolim, pendukung kebathilan akan berjuang keras untuk memenangkan pertempuran ini

Di sinilah peran sihir pendukung kebathilan sangat vital .
Lho apa iya segitunya selalu berbau ghaib .

Lihat ayat di bawah ini :
Setiap Nabi selalu ada musuh dari jin & manusia. (QS. Al-An’am : 112)
 Fir’aun & tukang sihir kolaborasi memerangi Nabi Musa (QS. Al-A’raf: 113-114)
Kisah Ashabul Ukhdud,  raja dzalim diback-up tukang sihir memerangi seorang da’i  (Ghulam) (QS. Al-Buruj : 4-7)

Kekuasaan yang lain

Apakah kekuasaan hari ini tidak back-up oleh sihir ? . Terlalu polos kalau masih ada yang mengatakan hal itu . Tidak usah yang besar besarlah . Lha wong pemilihan lurah aja pertempuran antar dukunnya luar biasa. Apalagi yang lebih besar dari itu.
Inteljen Amerika semuanya menggunakan sihir . Bahkan ada di antara intelejen itu yang spesialis menguasai ilmu metafisik. Salah satu produk mereka adalah hypno  dan turunannya. (therapy, teaching, berthing, selling, dll)

Sedikit cerita ttg dukun yg back-up pemilihan Lurah .
Saya punya saudara dukun  . Memback-up calon lurah A. Calon lurah B juga dibackup oleh dukun yg lain

Singkat cerita saudara saya yg dukun ini kalah dan ia meninggal  .
Kalau di level lurah saja , sudah begitu .  apalagi lagi di level yg di atasnya

*Study kasus sihir dlm pemilu*

Ketika pilgub DKI kemarin, ketika anis vs ahok . real nyata banyak kasus di lapangan

Betapa sihir itu berperan
Bukan satu dua cerita pemilih ketika masuk bilik suara, yg terlihat hanya gambar ahok saja

Ketika beristighfar dan memohon perlindungan kepada Allah , baru gambar yang lain terlihat

Di putaran kedua pilgub DKI , seluruh peruqyah nasional dari berbagai komunitas turun gunung ke DKI

Saya juga sepekan sebelum hari H standby kebagian tugas di Kebagusan City

Cerita beberapa peruqyah , ketika di bandara Soetta, ketemu dukun-dukun ahok. mereka bilang bahwa instruksi internasional bahwa seluruh dukun dukun di dunia siap membackup ahok dan kita head to head dg mereka

Tugas para peruqyah di pemilu saat itu adalah meng-edukasi masyrakat agar selalu siaga dan waspada berdzikir kpd Allah dan kami mengajari ruqyah mandiri kepada peserta pemilu .
betapa banyak temuan-temuan di sekiar TPS . Ada dupa , menyan, simbol-simbol sihir , dll

Di salah salah satu TPS lingkungan China . Yang putaran satu ahok menang telak . Ketika putaran kedua setelah di tongkrongin para peruqyah , alhamdulillah anis menang

Ust Adam Amrullah (salah satu tokoh peruqyah nasional), di saat pemilu . Saat itu standby all out mendampingi anis baswedan

Itu salah satu contoh di saat para pemilu. Gmn dg para caleg

Study kasus :
Ada kisah tragis, salah satu caleg salah satu partai Islam kecelakaan dan meninggal .
Beberapa waktu setelah meninggalnya ini , anak almarhum si caleg ini , minta di bekam oleh salah satu peruqyah (kawan saya)

Saat dibekam, ternyata reaksi kesurupan. Lalu terjadi dialog .
Dari dialog ini terungkap , si jinnya ngaku . Kalau dialah yg membalikkan mobil ibunya sehingga meninggal

Ketika ditanya, kenapa dia melakukan hal tersebut ?
Dia mengaku di suruh oleh salah satu caleg partai kompetitornya (dia sebutin nama partai dan nama orangnya)

Mungkin ada yg bertanya, apa iya bisa dipecaya ocehan jin ? ...

8 dari konsep secara umum bahwa sihir itu berperan dan para pendukung kebathilan itu banyak

Dan sihir adalah salah satu sejata mereka, hal itu bisa dimungkinkan

Entri point yg bisa kita ambil adalah di balik gesekan perebutan kursi dewan . Di sana sihir sihir, "ain sangat dominan

Maka sebagai orang beriman , di sini kita harus faham lebih awal . Peka , cepat tanggap .
jangan sampai terlambat bersikap

Karena memang Allah & Rosul sudah jauh-jauh mewarning kita akan hal itu

Perangkat apa saja sihir dlm pemilu ?

Semua sarana kampanye (baliho, stiker, dll) terlebih gempuran uang di malam hari H . semuanya sarat dg sihir

Jadi uang - uang yg di bagi - bagikan di malam hari H, itu sebelumnya sudah dibaca baca mantra sihir  . Agar yg menerima uang manut dan nurut sesuai keingin yang memberi

*Korban-korban sihir pemilu*
Dua periode pemilu yang lalu , saya banyak menerima mantan caleg gagal yg stres . Depresi sd kesurupan minta diruqyah

Bagaimana antisipasinya ?

Momentum pemilu 2019 ini semua sepakat . Ini adalah momentum eksistensi ummat islam .
para pejuang kebathilan berjuang keras dg segala cara memenangkan pertempuran ini

Bagaimana agar kita ummat islam, para pemilih, para caleg muslim, para dai, ulama. maka untuk menghalau sihir ini kita harus upaya

Hari ini kita menyaksikan jauhnya ummat dari agama . adalah menjadi sasaran empuk sihir sihir syetan

Maka utk menghadapi ini tdk ada jalan lain mengembalikan ummat kpd agama yg sahih
spesifiknya menjelang pemilu ini

Kita harus mempertajam pembentengan diri, dzikir doa, dll

Bicara aplikasinya ,
minimal harus bisa ruqyah mandiri

Maka lewat media ini saya menyerukan, agar yg sudah bisa ruqyah untuk menyelenggarakan ruqyah massal-ruqyah massal di masyarakat . untuk menyadarkan masyarakat akan serangan sihir dan bgm cara pembentengannya

Bagi yg blm bisa, saya mengajak utk memfasilitasi kami utk bertatap muka langsung dg masyarakat siap meng edukasi.

Kami dari team ruqyah SQT siap terjun keliling semampu yg kami bisa lakukan. Nanti di ruqyah massal itu akan kami ajarkan bagaimana pembentengan diri , ruqyah TPS dll

Semoga Allah melindungi dan memberkahi kita semua.

Barokallahu fiekum

Ust Sumedi Abdul Latif Lc
[Founder Sehat Qolbu Therapy]

Meruqyah Pasien dengan Surat Al A'la

Wednesday, March 20, 2019

*Meruqyah Pasien dengan Al A'la*

Pasien ini seorang perempuan. Sebut saja Rosela 36th asal Purwodadi. Sekitar pukul 12.40 wib tadi datang ketempat saya didampingi suami serta keluarganya. Setelah saya persilahkan masuk, sang suami menceritakan berbagai keluhan yang selama ini di derita istrinya.

Menurut penuturannya sejak tahun 2010 istri menderita sakit kepala yang sangat hebat. Hari - harinya di lalui dengan berbalut penderitaan. Kepala terasa mau pecah, sering terasa ada benda yang bergerak - gerak dan melilit - lilit. Terkadang kepala terasa berdenyut hebat seakan ada sesuatu yang mendorong rongga kepalanya. Di saat - saat tertentu seperti ada ribuan jarum yang menusuk - nusuk rongga kepalanya. Pernah suatu ketika rasa sakit dikepala itu datang secara tiba - tiba hingga Rosela kejang - kejang dan pingsan.

Beberapa Rumah Sakit di Jawa tengah dan Jogja sudah pernah disinggahinya. Dokter mengatakan Rosela menderita Vertigo. Dokter yang lain sampai saat ini belum mampu mendiagnosa jenis penyakit yang dideritanya. Ada salah satu Rumah Sakit Swasta di Semarang memvonis Rosela mengalami Penuaan dini pada sel otak motoriknya.

Ternyata upaya sang suami demi mencari kesembuhan untuk istri tercintanya tidak hanya dokter saja yang didatanginya. Sudah puluhan orang Paranormal serta dukun di datangi serta didatangkan ke rumahnya demi kesembuhan istrinya. Hampir 100jt uang yang di keluarkan untuk biaya berobat istri tercinta selama hampir 9 tahun ini.

Beberapa paranormal mengatakan di kepala Rosela itu telah bersarang ribuan Jin. Berbagai upaya dilakukan oleh beberapa Paranormal untuk mengeluarkan Jin - jin yang bercokol di kepala Rosela, tapi hasilnya selalu nihil. Mereka mengatakan Jin yang bersarang di kepala Rosela sangat kuat dan banyak.

Suatu ketika seorang  Paranormal datangkan kerumah, dia bilang Rosela terkena sihir. Ribuan Jin sengaja dikirim oleh seseorang yang menaruh dendam dengan bantuan seorang dukun sihir dari daerah Jawa Timur. Dan Paranormal itu pun tidak sanggup mengeluarkan Jin - jin itu dari tubuh dan kepala Rosela.

Sang suami juga krluarga Rosela bingung dibuatnya. Diagnosa dari beberapa dokter dan Rumah Sakit selalu berbeda. Dukun yang didatangi serta didatangkan pun mengatakan hal yang berbeda tentang penyakit yang diderita Rosela.

Untuk lebih meyakinkan, sang suami membawa Rosela ke Sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Dokter di Rumah Sakit tersebut memvonis Rosela menderita Kanker otak stadium 4A dan harus segera di operasi. Menurut dokter itu akar - akar kanker itu sudah mulai menjalar ke leher, jika tidak segera di lakukan tindakan operasi, maka akibatnya sangat fatal. Dokter mengatakan biaya tindakan operasi itu sekitar 70jt, belum termasuk obat, rawat inap dan lain sebagainya.

Setelah musyawarah dengan keluarga akhirnya mereka semua setuju. Rosela harus dioperasi dengan segera. Ditengah - tengah musyawarah itu muncul masalah baru. Rosela tidak mau menjalani operasi seperti anjuran dokter. Dia takut karna jika sampai terjadi operasi berarti batok kepalanya harus dibuka. Rosela Masih teringat kejadian beberapa tahun silam ketika masih kuliah. Saat itu ada seorang teman kuliah Rosela yang menjalani operasi kepala. Operasi berjalan sukses, tapi beberapa hari setelah operasi teman itu meninggal dunia. Rosela masih trauma dengan kejadian itu dan dia ngotot tetap tidak mau di operasi.

Waktu terus berjalan hingga akhirnya salah seorang teman sang suami yang berdomosili di Semarang menyarankan supaya Rosela di Ruqyah saja, barangkali lewat ruqyah itu Alloh memberi kesembuhan untuk Rosela. Mengingat sudah berbagai cara dan upaya dilakukan serta di tempuh demi kesembuhan istrinya dan hasilnya tetap nihil, maka saran itu segera di tindak lanjuti.

Gayung tersambut, Rosela pun ternyata setuju. Tanpa pikir panjang akhirnya siang tadi mereka datang di tempat saya.

Rosela saya bimbing untuk muhasabah, Taubatan Nasuha, membersihkan jiwa dari segala penyakit hati, membuang segala kekecewaan, dendam serta kebencian yang selama ini menyesak didada, Ruqyah pun kita mulai.

Ruqyah saya awali dengan membaca do'a perlindungan serta do'a muqadimah Ruqyah, kemudian lanjut dengan membaca ayat - ayat Ruqyah.

Baru beberapa menit saya membaca ayat - ayat Ruqyah terlihat kepala serta pundak Rosela bergetar sangat hebat. Kepala berputar - putar dengan pandangan mata kosong.

Tanpa menghiraukan kondisi pasien bacaan ayat - ayat Ruqyah saya lanjutkan hingga akhirnya terdengar teriakan begitu keras. Ya,...teriakan kemarahan dari Jin yang ada di kepala Rosela. Jin itu marah karna merasa di usik, dia begitu murka, berteriak serta memaki - maki. Jin itu mengaku telah disuruh oleh seseorang supaya bercokol di kepala wanita itu. Jin itu diancam Si Dukun yang mengirimnya, dia dan bala tentaranya tidak boleh keluar dari tubuh dan kepala Rosela sebelum menemui ajal.

"Astaghfirulloh, begitu kejamnya dukun itu",bisik sang suami dengan nada lirih.

Disela - sela membaca ayat - ayat ruqyah saya sempat beberapa menit dialog dengan jin sihir yang bercokol ditubuh pasien. Jin itu mengaku berwujud ular. Dia berasal dari pesisir pantai selatan. Jin itu mengaku telah disuruh oleh seorang dukun dari Jawa Timur.

Beberapa ayat ruqyah telah saya baca, jin itu tetap sombong, seakan tidak merasa kesakitan sedikitpun. Saya coba untuk mendakwahi jin itu supaya luluh dan bersedia keluar dari tubuh serta kepala Rosela atas kesadaran sendiri. Ternyata masih tidak bergeming, Jin itu malah menantang.

Saya coba untuk membacakan beberapa ayat tentang pedihnya siksa neraka. Jin itu tidak merasa takut sedikit pun. Saya bacakan ayat - ayat tentang kekuasaan serta kebesaran Alloh, Jin itu tidak menggubris.
"Begitu sombong kamu wahai Musuh - musuh Alloh",gertak saya.

Jin itu semakin marah dan mengatakan tidak takut kepada siksa api neraka bahkan siap menjadi penghuni neraka.

Saya coba membaca surat Al A'la hingga selesai. Jin itu terlihat menggigil, merintih dan menangis kesakitan.
"Masya Alloh",bisik saya.

Kemudian saya baca lagi surat tersebut berulang - ulang hingga selesai. Pasien terjatuh dan menggelepar, tubuhnya tengkurep serta tangannya menjulur kedepan menggapai - gapai layaknya orang berenang. Kedua kakinya terlihat mendorong badan kedepan {mancal, bahasa jawa} tangannya terus menggapai dan berjalan meliuk - liuk laksana ular. Saya baca terus Surat Al A'la berulang -  ulang. Tubuh pasien terlihat meregang, kepala terlihat bergetar hebat sambil menjerit kesakitan.

Jin itu berteriak, minta supaya saya berhenti membaca ayat - ayat Alloh. Tapi Saya tetap membaca surat Al A'la tanpa menghiraukan teriakan jin itu. Teriakan jin itu semakin keras dan melolong kesakitan.

Akhirnya Jin itu menyerah dan bersedia keluar dari kepala pasien. Ternyata hanya tipu daya dan mengelabuhi saya. Rupanya Jin itu merasa takut dengan si dukun yang telah mengirimnya. Jika sampai keluar pasti di tangkap oleh si Dukun dan dibunuhnya karna dia telah di beri makanan kesukaannya dan berjanji tetap bercokol di kepala Rosela. Sementara Jin itu merasa sudah tidak kuat lagi menahan sakit yang teramat sangat.
"Sebetulnya saya ingin menolong kamu supaya tidak ditangkap lagi oleh dukun sihir itu, kamu harus bertaubat, masuk Islam dan keluar dari tubuh serta kepala orang ini, silahkan cari tempat lain sebagai tempat tinggalmu",bujuk saya.

"Kamu boleh menetap di Masjid atau pergi ke Mekkah supaya dukun itu tidak berani menangkap kamu lagi",bujuk saya lagi.

Akhirnya Jin itu mau bertaubat, masuk Islam dan keluar dari kepala Rosela setelah saya bimbing mengucapkan 2 kalimat Syahadat.

Alhamdulillah, semua atas ijin Alloh.

"Untuk sore ini ruqyah kita sudahi ya mas, pekan depan njenengan kesini lagi untuk melanjutkan ruqyah mbak Rosela, karna terapi ruqyah itu untuk kasus tertentu harus di ulang di kesempatan lain supaya mendapatkan kesembuhan yang sempurna dari Alloh",jelas saya kepada suami pasien dan keluarganya.
Iya pak ustadz, Insya Alloh pekan depan kami kesini lagi",jawab suami pasien.

Oleh Ust Mundakir Ruqyah Kendal.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Roqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger